Menu
Sign in
@ Contact
Search
Siswa Siswi Sekolah Dasar kelas 5 menjalani ujian Penilaian Akhir Tahun secara tatap muka dengan mengunakan gawai di Sekolah Dasar Negeri 07 Pagi Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Siswa Siswi Sekolah Dasar kelas 5 menjalani ujian Penilaian Akhir Tahun secara tatap muka dengan mengunakan gawai di Sekolah Dasar Negeri 07 Pagi Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Sekolah PTM 100% Megacu pada SKB 4 Menteri

Sabtu, 23 Juli 2022 | 22:47 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebut sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% saat ini harus disesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

"SKB Empat Menteri terkait dengan Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 saat ini sudah mempertimbangkan dan mengakomodasi mekanisme penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) berdasarkan level PPKM suatu wilayah," kata Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbudristek, Anang Ristanto kepada Beritasatu.com, Sabtu (23/7/2022).

Dengan demikian, penyesuaian akan dilakukan jika terjadi perubahan status PPKM di suatu wilayah. Hal ini guna mengantisipasi terjadi penularan Covid-19 di sekolah akibat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), agar anak aman dari ancaman virus Corona.

Ini artinya penyelenggaraan PTM pada satuan pendidikan tetap harus mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri terkait penyelenggaraan pembelajaran selama pandemi. Dalam SKB Empat Menteri tersebut jelas disebutkan PTM bisa dilaksanakan jika PPKM suatu wilayah di level I dan II.

“Selama PPKM masih di level I dan II maka maka pembelajaran tatap muka tetap bisa dilakukan dengan protokol kesehatan serta skema pengendalian Covid-19 secara ketat,” katanya.

Selain itu, Kemendikbudristek mengajak semua pihak untuk bergotong royong dalam memenuhi hak anak untuk mendapatkan layanan pendidikan, khususnya untuk mencegah terjadinya learning loss dan dampak negatif tidak optimalnya pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

"Untuk itu semua pihak perlu berdisiplin dalam penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM)," tegasnya.

Jadi keseimbangan skema pengendalian Covid-19 di satu sisi dan penyelenggaraan PTM di sisi lain harus dijaga dengan baik. Menurutnya PTM selama situasi memungkinkan harus tetap dilakukan mengingat begitu besar dampak negatif learning loss bagi peserta didik di Indonesia selama dua tahun pandemi Covid-19 berlangsung.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com