Menu
Sign in
@ Contact
Search
Penyandang disabilitas mengikuti simulasi pelaksanaan pemungutan suara di kantor KPU Pusat, Jakarta, Selasa (22/3/2022). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Penyandang disabilitas mengikuti simulasi pelaksanaan pemungutan suara di kantor KPU Pusat, Jakarta, Selasa (22/3/2022). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pemilu Serentak 2024, KPU Kekurangan Anggaran Rp 4,36 Triliun

Rabu, 3 Agustus 2022 | 09:05 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan masih kekurangan anggaran untuk menjalankan tahapan Pemilu Serentak 2024 tahun 2022. Total kekurangan anggaran tersebut mencapai Rp 4,36 triliun.

Berdasarkan dokumen yang diterima Beritasatu.com, kebutuhan anggaran Pemilu Serentak di Tahun 2022 sebesar Rp 8,06 triliun. Dari jumlah tersebut, baru teralokasi sebesar 45,87% dari kebutuhan, yakni Rp 3,69 triliun, sehingga terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp 4,36 triliun.

Baca juga: Kampanye Pemilu di Kampus, Begini Penjelasan KPU

Anggaran pemilu 2022 ini terbagi dalam dua item besar, yakni anggaran tahapan pemilu dan anggaran dukungan tahapan pemilu. Anggaran tahapan pemilu sudah 70,14 persen dari kebutuhan. Untuk tahapan pemilu, KPU membutuhkan Rp 2,24 triliun dan teralokasi Rp 1,57 triliun (70,14%). Dengan demikian kekurangannya sebesar Rp 666 miliar.

Sejumlah kegiatan tahapan pemilu yang belum mendapatkan alokasi anggaran, antara lain persiapan tahapan kampanye, persiapan pemungutan dan penghitungan suara serta persiapan tahapan penetapan hasil pemilu.

Anggaran untuk item dukungan tahapan pemilu baru teralokasi Rp 2,11 triliun atau 36,43% dari kebutuhan anggaran untuk mendukung tahapan pemilu sebesar Rp 5,81 triliun. Kekurangan anggaran untuk item dukungan tahapan pemilu Rp 3,69 triliun. Item dukungan tahapan pemilu meliputi anggaran untuk gaji dan anggaran untuk sarana-prasarana/operasional perkantoran/IT.

Alokasi untuk gaji sudah mencapai angka Rp 1,42 triliun atau 79,61 persen dari kebutuhan sebesar Rp 1,79 triliun. Sementara alokasi anggaran untuk sarana-prasarana/operasional perkantoran/IT masih rendah, yakni pada angka 17,21 persen di mana kebutuhannya sebesar Rp 4,02 triliun dan baru teralokasi 692 miliar atau kekurangannya Rp 3,33 triliun.

Baca juga: KPU Minta Parlemen Prioritaskan Pengundangan PKPU Pendaftaran dan Verifikasi Parpol 

Berikut ini adalah rincian anggaran Pemilu Serentak 2024 untuk tahapan di tahun 2022. Di antaranya, perencanaan program dan regulasi keurangan Rp 328,49 miliar, pendaftaran, verifikasi dan penetapan peserta pemilu kekurangan Rp 195,71 miliar, penetapan jumlah kursi dan dapil kekurangan anggaran Rp 86,68 miliar, pencalonan anggota DPD kekurangan anggaran Rp 32,11 miliar, persiapan tahapan kampanye pemilu keurangan dana Rp 1,5 miliar, persiapan pemungutan dan penghitungan suara kekurangan dana Rp 15,91 miliar, dan persiapan penetapan hasil pemilu dengan kekurangan anggaran Rp 5,6 miliar. Kekurangan anggaran juga terjadi untuk kegiatan dukungan tahapan pemilu.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com