Menu
Sign in
@ Contact
Search
Warga antri untuk mendapatkan vaksin booster Covid-19 di depan Pos Polisi Bunderan HI, Jakarta, Minggu (20/3/2022). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Warga antri untuk mendapatkan vaksin booster Covid-19 di depan Pos Polisi Bunderan HI, Jakarta, Minggu (20/3/2022). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Menuju Fase Endemi, Indonesia Sudah di Jalur yang Tepat

Senin, 19 September 2022 | 14:26 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kasus Covid-19 di Indonesia terus melandai, bahkan diperkirakan sedang menuju tahap endemi.

Menanggapi hal ini, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) dr Erlina Burhan menyebut bahwa Indonesia sedang berada di jalur yang tepat menuju fase endemi dengan semakin menurunnya kasus Covid-19 di Tanah Air.

Hal ini dibuktikan dengan beberapa indikator yang telah dipenuhi sebagai syarat menuju fase endemi. Contohnya adalah laju penularannya kurang dari 1, angka keterisian rumah sakit (BOR) atau hospitalisasi dibawah 5%, dan angka kematian dibawah 3%. Namun sayangnya untuk positivity rate dibawah 5%, Indonesia belum memenuhinya karena saat ini masih berada di angka 5,8%.

"Berdasarkan statistik, suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia, bahwa Indonesia salah satu negara yang baik pengendaliannya, karena terbukti angka kasus berada di kelompok yang terkontrol dibandingkan negara lain. Indonesia ada di jalur yang tepat," kata dr Erlina di sela talkshow bertajuk ‘Mengapa Booster Masih Diperlukan?’ di Jakarta, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Airlangga: Kebijakan Rem dan Gas Kunci Indonesia Atasi Pendemi

Namun, indikator diatas perlu didukung dengan cakupan vaksinasi booster meninggi diatas 50% dan masyarakat harus tetap terbiasa memakai masker, khususnya di keramaian dan ruang tertutup.

Dokter dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI ini mengungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini menyatakan bahwa endemi telah di depan mata. Salah satu indikatornya adalah angka kasus yang terus menurun di berbagai negara.

"Kurva penurunan harus flat, jangan bergelombang lagi. Itu dari segi kasusnya," jelas dia.

Selain itu, lanjutnya, angka kematian akibat Covid-19 di seluruh dunia juga perlu ditekan hingga angka terendah.

Baca juga: Kepemimpinan Adaptif Menjadi Kunci Sukses Menuju Era Endemik

"Yang terpenting adalah, ada kondisi masyarakat mempunyai kekebalan cukup kalau ada virus yang masuk. Itu bisa didapatkan dari vaksinasi," katanya.

Target menuju endemi di antaranya penularan yang menurun, angka kematian dan konfirmasi kasus yang rendah, serta cakupan vaksinasi yang tinggi sehingga dapat membawa negara segera meninggalkan pandemi.

Dokter spesialis penyakit paru-paru Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur, itu mengatakan kasus di Indonesia telah menurun drastis bila dibandingkan saat gelombang Delta pada Juli 2021 dengan angka kematian tertinggi saat itu berkisar 2 ribu jiwa dalam sehari.

Baca juga: Jelang Endemi, Bekasi Berpotensi Jadi Kawasan Destinasi Investasi Hunian Ideal

"Pada saat varian Omicron yang sekarang kebetulan gejalanya ringan dan tingkat keparahan tidak seberat Delta, angka kematiannya tidak seberat dulu. Bahkan sekarang kian menurun kira-kira 20-an orang sehari," ujarnya.

Prediksi WHO bahwa pandemi segera berakhir, kata dia, perlu didukung masyarakat dengan cara patuh terhadap protokol kesehatan seperti memakai masker serta mengakses perlindungan vaksin atau melakukan vaksinasi lengkap dan booster.

"Kalau itu bisa kita lakukan, mudah-mudahan Indonesia bisa ke arah endemi," urai dia.

Baca juga: 

Maka dari itu, dr Erlina berharap seluruh sektor masyarakat mau turut terlibat untuk mengejar peluang emas endemi ini dengan terus mempertahankan capaian pandemi yang saat ini telah terkendali.

Spesialis Mikrobiologi Klinis, Konsulen Virologi/Panel Ahli Satgas Penanganan Covid-19, dr Budiman Bela mengatakan untuk menuju atau masuk ke tahap endemi harus didukung oleh data-data yang ada dan wajib memenuhi syarat yang telah ditetapkan pihak WHO.

"Sementara yang menyatakan pandemi berakhir adalah pihak WHO sendiri. Disamping itu, sambil menuju proses atau fase endemi, kita tetap tidak boleh lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan  (prokes) seperti memakai masker dan vaksinasi hingga booster," terang dia.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com