Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menkes Temui WHO, Agendanya Bahas Parameter Endemi

Sabtu, 24 September 2022 | 09:42 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin menemui Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. Salah satu agendenya membahas  parameter  suatu negara masuk endemi.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Mohammad Syahril kepada Beritasatu.com, Jumat (23/9/2022). "Saat ini Menkes Budi juga sedang ada pertemuan dengan Dirjen WHO di Amerika Serikat (AS) pada acara Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS sekaligus membahas akhir pandemi Covid-19 dan masuk fase endemi," kata dr Syahril.

WHO menyebut akhir pandemi Covid-19 kini sudah di depan mata. Situasi pandemi di Indonesia sekarang relatif terkendali dan bersiap transisi ke fase endemi Covid-19.

Meski begitu, upaya penanganan Covid-19 termasuk vaksinasi tetap perlu digencarkan, agar situasi pandemi yang mereda kini tidak justru menjadi peluang munculnya mutasi varian Corona baru.

"Berdasarkan standar WHO yang sebelumnya pernah disampaikan, untuk menuju wilayah endemi, parameternya tidak hanya vaksinasi saja. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi," ungkap dr Syahril.

Beberapa parameter yang dijadikan pertimbangan atau syarat endemi adalah :
1. Tren angka kesakitan atau hospitalisasi di bawah 5%
2. Tren angka kematian di bawah 3%
3. Tren angka transmisi komunitas atau laju penularan di bawah 1
4. Positivity rate di bawah 5%.

Jubir dr Syahril mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) khususnya memakai masker dan vaksinasi agar pandemi Covid-19 benar-benar berakhir dan tuntas.

Meski WHO menyebutkan sudah ada tanda-tanda pandemi segera berakhir, bukan berarti Covid-19 itu tiada. Ia mengingatkan, Covid-19 akan tetap ada, sehingga diperlukan penerapan prokes seperti disiplin memakai masker dan melengkapi vaksinasi booster Covid-19.

Namun, ia mengingatkan, WHO juga memberikan enam pekerjaan rumah yang harus dikerjakan agar pandemi Covid-19 benar-benar berakhir.

"Kalau kita tidak meningkatkan atau mempertahankan disiplin protokol kesehatan tadi dan juga tidak mengejar cakupan vaksinasi, maka bisa saja apa yang dikatakan oleh dirjen WHO tadi tidak menjadi suatu kesempatan emas bagi kita," ujar dr Syahril.

Ia menyebutkan, ada enam kebijakan singkat yang diberikan WHO untuk mengakhiri pandemi Covid-19. Enam kebijakan itu adalah vaksinasi, melakukan testing dan sequencing, memastikan sistem kesehatan untuk pelayanan Covid-19, mempersiapkan lonjakan kasus, melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian, serta menyampaikan informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com