Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua Bidang Dukungan Kesehatan Satgas Penanganan Covid 19, Alexander Kaliaga Ginting. Sumber: BSTV

Ketua Bidang Dukungan Kesehatan Satgas Penanganan Covid 19, Alexander Kaliaga Ginting. Sumber: BSTV

Satgas Covid-19 Tegaskan Indonesia Belum Masuk Fase Endemi

Sabtu, 24 September 2022 | 22:32 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut hingga saat ini kondisi Indonesia belum memasuki fase endemi. Artinya Indonesia masih dalam status pandemi. Kepala Sub Bidang Dukungan Kesehatan Bidang Darurat Satgas Penanganan Covid-19, Brigjen TNI (Purn) Alexander K Ginting mengatakan hal itu dikarenakan kasus aktif masih ada yang per hari ini, Sabtu (24/9/2022) yang mencapai diatas 20.000 atau tepatnya 21.982. Begitu juga dengan kasus konfirmasi harian.

"Jadi artinya infeksi masih berlangsung dan transmisi virus Covid-19 masih ada di masyarakat. Kemudian Indonesia masih dalam beberapa bulan ini berada di PPKM level 1, baik di Pulau Jawa Bali maupun di luarnya. Nantinya bakal dievaluasi pada minggu pertama Oktober mendatang," katanya kepada Beritasatu.com, Sabtu (24/9/2022).

Menurutnya, pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1, hal inilah yang diharapkan mengawal untuk proses transisi Indonesia menuju endemi. Jadi PPKM level 1, artinya ada pembatasan bahwa semua orang masih dengan protokol kesehatan (prokes), tetapi ada kelonggaran mobilitas, sehingga orang bisa bepergian.

Pelonggaran mobilitas ini dikawal juga oleh regulasi protokol perjalanan dalam negeri, Satgas Covid-19 dan protokol perjalanan luar negeri. "Jadi dua hal ini menandakan bahwa disamping kita pelonggaran mobilitas terjadi, tetapi penerapan prokes masih terus berjalan," urai dr Alexander.

Ditegaskan, Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 24 dan SE Satgas Covid-19 Nomor 25 Tahun 2022 masih terus mengawal dalam rangka supaya tidak terjadi transmisi virus dan PPKM sebagai pembatas mobilitas. Sementara bagi mereka yang bergejala, sebaiknya di rumah saja dan publik diminta tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal itu masih berjalan.

"Jadi kalau hal ini nanti bisa stabil terus, ya kita harapkan awal 2023 sudah dalam status endemi. Namun itu juga harus menunggu  arahan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," ucap dr Alexander Ginting.

Hal itu dikarenakan pandemi adalah kedaruratan global, sehingga Indonesia tidak bisa menyatakan bahwa negara ini aman, atau Malaysia dan dunia aman. Karena di Afrika Selatan terjadi gejolak virus baru, dalam jarak sebulan sudah tersebar di Indonesia.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com