Menu
Sign in
@ Contact
Search
Suporter Arema FC (Aremania) berdoa di Patung Singa Stadion Kanjuruhan, Malang, jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022. (Foto: Antara)

Suporter Arema FC (Aremania) berdoa di Patung Singa Stadion Kanjuruhan, Malang, jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022. (Foto: Antara)

Selain Barcelona, Liverpool Sangat Sedih atas Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:12 WIB
Jaja Suteja (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Klub raksasa Inggris, Liverpool, turut menyampaikan pesan simpati atas tragedi Kanjuruhan usai pertandingan Arema FC menjamu Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).

Sebelumnya, Klub elite Spanyol, FC Barcelona lewat akun resminya mengucapkan turut berduka atas tragedi ini. "FC Barcelona turut berduka atas tragedi yang terjadi di #kanjuruhan dan kami menolak segala tindakan kekerasan di dalam dan di luar stadion. Belasungkawa sedalamnya bagi para korban dan keluarga mereka," tulis FC Barcelona.

Baca juga: Korban Jiwa Bertambah, Tragedi Kanjuruhan Salah Satu Bencana Stadion Terburuk di Dunia

Sementara itu, pesan simpati yang disampaikan Liverpool melalui akun Twitter, Minggu (2/10/2022) berbunyi, “Kami sangat sedih mendengar kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia. Pikiran semua orang di Liverpool Football Club bersama semua yang terkena dampak saat ini," begitu tertulis dalam akun resmi Liverpool.

Sebagaimana diketahui, sedikitnya 174 orang tewas terinjak-injak pada pertandingan sepak bola Indonesia yang dikenal dengan tragedi Kanjuruhan dan menjadi salah satu bencana stadion terburuk di dunia.

Peristiwa ini terjadi usai tuan rumah Arema FC kalah 2-3 dari rival bebuyutan mereka, Persebaya Surabaya, dalam kompetisi BRI Liga 1, Sabtu malam (1/10). Ini adalah kekalahan kandang perdana yang dialami Arema dari Persebaya dalam 23 tahun.

Baca juga: Barcelona hingga Malaysia Sampaikan Duka Cita atas Tragedi Kanjuruhan

Polisi pun menembakkan gas air mata setelah pendukung tuan rumah yang kecewa menyerbu lapangan. Saat kepanikan menyebar, ribuan orang melonjak menuju pintu keluar stadion Kanjuruhan, di mana banyak yang mati lemas.

Federasi sepak bola dunia (FIFA) sudah meminta laporan khusus kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) atas tragedi Kanjuruhan. Sekjen PSSI Yunus Nusi menyebut pihaknya sudah memberikan laporan kepada FIFA terkait tragedi Stadion Kanjuruhan usai pertandingan kedua tim tersebut. PSSI kini masih melakukan investigasi untuk mengusut insiden itu.

"Sudah ada komunikasi dengan FIFA dan FIFA sudah minta laporannya," kata Yunus saat jumpa pers di Stadion Madya Senayan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu (2/10/2022).

PSSI juga berharap tragedi Kanjuruhan tidak membuat FIFA memberikan sanksi berat dan membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia pada 2023.

Baca juga: Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Pernyataan BRI selaku Sponsor Utama Liga 1

Tentunya tragedi ini menimbulkan kekhawatiran dibatalkannya penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023. Pasalnya, FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia sangat menjunjung tinggi keselamatan para pelaku dan penonton olahraga ini.

Maka dari itu, PSSI bakal bergerak cepat agar Indonesia tetap bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

“Kita selalu membangun komunikasi dengan FIFA. Tentu kita berharap ini tidak menjadi rujukan dan landasan bagi FIFA dalam mengambil keputusan-keputusan yang tidak baik dan tidak menguntungkan bagi Indonesia,” ujar Yunus.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com