Selasa, 28 Maret 2023

Panen Raya Kolaka Timur, Mentan Apresiasi Peningkatan Produktivitas

Investor.id
7 Nov 2022 | 18:36 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar panen raya padi di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Minggu 6 November 2022. (Foto: Dok. Kementan)
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar panen raya padi di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Minggu 6 November 2022. (Foto: Dok. Kementan)

KOLAKA TIMUR, investor.id - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar panen raya padi di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Minggu (6/11).

Dalam kegiatan ini, Mentan mengapresiasi sinergitas petani dan Pemprov Sultra dalam meningkatkan produktivitas selama beberapa tahun terakhir.

"Saya ingin mengapresiasi kerja keras Pak Gubernur (Ali Mazi) yang memiliki fokus pada peningkatan produktivitas," ujar Mentan.

Menurut Mentan, peningkatan produksi merupakan perintah langsung Presiden Jokowi dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri serta mendorong daerah dalam melakukan ekspor. Karena itu, kata Mentan, kolaborasi dan sinergitas pemerintah dan petani harus semakin diperkuat.

Advertisement

"Setiap saat saya harus ke sini melihat kegiatan yang dilakukan bersama gubernur dan bupatinya. Dan ini saya kira kerja hampir semua gubernur yang harus saya apresiasi karena itu perintah bapak Presiden Jokowi," ucapnya.

Mentan menambahkan, pertanian sejauh ini adalah sektor yang paling kuat dalam menghadapi berbagai ancaman krisis global. Pertanian jugalah yang terbukti mampu menjadi penyangga ekonomi di saat dunia menghadapi krisis pandemi.

"Pertanian yang paling kuat di saat sektor lainya melemah," katanya.

Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi mengatakan bahwa sejauh ini wilayahnya merupakan wilayah subur yang memiliki area pesawahan luas dan tanah yang cukup subur dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Bahkan khusus untuk Sulawesi Tenggara saat ini sudah pencanangan area, kita menjadi pe-supply. InsyaAllah pertanian kita semakin maju dan lebih baik," jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan bahwa Provinsi Sultra memiliki potensi lumbung pangan terbesar di Indonesia karena terdapat hamparan sawah yang luas dan produktivitas padi yang cukup besar.

"Disini saya melihat panen raya provinsi Sultra sudah sangat baik karena produktivitasnya cukup besar. Diharapkan ke depannya, wilayah Sultra mampu meningkatkan produktivitas lebih tinggi lagi agar menjadi lumbung pangan terbesar di Indonesia," ucapnya.

Editor: Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

GAPKI: Produksi CPO Stagnan, Stok Turun pada Januari 2023

Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono mengatakan, tahun 2023 diawali dengan produksi CPO Januari 3.892 ribu ton dan PKO 370 ribu ton
Market 17 menit yang lalu

Phintraco Sekuritas: IHSG Fluktuatif, Jangan Lewatkan Kisi-Kisi Saham Bakal Cuan Ini

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG hari ini fluktuatif. Jangan lewatkan kisi-kisi saham bakal cuan ini.
Market 30 menit yang lalu

OJK dan BI Hadir di Acara Asosiasi Blockchain, Ada Apa?

Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) menggelar FGD yang dihadiri Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan selaku regulator.
Market 42 menit yang lalu

Saham-Saham Inggris, Jerman dan Prancis Kompak Menguat

Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis kompak menguat pada perdagangan Senin waktu setempat (27/3/2023).
Market 52 menit yang lalu

Akhiri Penurunan Tiga Hari Beruntun, Harga CPO Rebound    

Harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives rebound pada perdagangan Senin (27/3/2023). Akhiri penurunan tiga hari beruntun.
Copyright © 2023 Investor.id