Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Prof Unifah Rosyidi pada acara Puncak Peringatan HUT ke-77  PGRI dan Hari HGN 2022 di Marina Convention Centre, Semarang,  Sabtu (3/12/2022). Unifah hadir secara daring karena tengah menjalani isolasi mandiri Covid-19.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Prof Unifah Rosyidi pada acara Puncak Peringatan HUT ke-77 PGRI dan Hari HGN 2022 di Marina Convention Centre, Semarang, Sabtu (3/12/2022). Unifah hadir secara daring karena tengah menjalani isolasi mandiri Covid-19.

HUT ke-77, PGRI Singgung Soal Kesejahteraan hingga Guru Terjerat Pinjol  

Sabtu, 3 Des 2022 | 17:41 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

SEMARANG, investor.id - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Prof Unifah Rosyidi menitipkan pesan dari para guru kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar pemerintah saat ini dan akan datang tetap berpihak kepada para guru. 

Hal ini disampaikan Unifah pada acara puncak peringatan HUT ke-77 Persatuan Guru PGRI  dan Hari Guru Nasional (HGN) 2022)  yang diselenggarakan   di Marina Convention Centre, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/12/2022). 

"Melalui kesempatan ini, saya juga menitipkan para guru kepada para pemimpin saat ini maupun yang akan datang untuk tetap berpihak pada guru," ujar Unifah. 

Baca juga: Gembleng SDM Unggul, Jokowi  Minta Guru Perhatikan 3 Hal Ini 

Advertisement

Salah satu yang menjadi perhatian para guru, kata Unifah, yakni terkait kesejahteraan guru yang belum dipenuhi oleh pemerintah.

Unifah menyebutkan, banyak guru masih digaji di bawah upah minimum provinsi dan kabupaten. Mereka digaji sekitar Rp 300.000 - 500.000 per bulan,  sehingga banyak guru yang terjerat pinjaman online (pinjol) untuk memenuhi kebutuhannya. 

Selain terkait kesejahteraan, PGRI menyoroti persoalan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) pegawai pemerintah dengan  perjanjian kerja (P3K)  yang hingga saat ini  dinilai  masih bermasalah. 

PGRI menilai formasi  1 juta ASN P3K untuk guru hingga kini belum tuntas.  Banyak guru yang nasibnya tidak jelas, sehingga mereka terjerat pinjol. Sebab,  ada guru honorer yang telah lulus seleksi P3K, namun hingga saat ini belum mendapat surat keputusan (SK) dari pemda.  Selain itu, ada juga yang telah  mendapat SK, namun belum pernah digaji.

Baca juga: Nadiem Sebut 50 Ribu Guru Penggerak Kawal Program Merdeka Belajar 

Untuk itu, PGRI berharap Pemda membuka skema P3K. Selain itu, PGRI juga berharap selain P3K, pemerintah sebaiknya kembali membuka  formasi ASN untuk memberi kesempatan bagi  anak muda  tertarik menjadi guru. 

Sebagaimana diketahui, acara Puncak Peringatan  HUT ke-77  PGRI dan  Hari HGN 2022  dihadiri oleh  Presiden Joko Widodo. Presiden  didampingi oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar  Pranowo.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com