Menu
Sign in
@ Contact
Search

Politik Indonesia Terjangkit 3 Penyakit

Rabu, 14 Maret 2012 | 12:38 WIB
Antara (redaksi@investor.id)

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan politik Indonesia masih terjangkit oleh tiga jenis penyakit, yaitu politik uang, politik kekerasan, dan politik yang tidak mencerdaskan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden ketika menerima Pengurus Pusat ICMI di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/3).

Usai pertemuan, Ketua Presidium ICMI Nanat Fatah Natsir mengatakan Presiden untuk itu meminta ICMI memberikan sumbangan pemikiran agar Pemilihan Umum 2014 menjadi Pemilu demokratis yang berkualitas dan melahirkan pemimpin yang handal.

"Presiden menyampaikan amanat kepada ICMI agar bagaimana memberikan pencerahan kepada bangsa terutama menjelang Pemilu 2014 di mana Presiden menyampaikan ada tiga hal yang sebenarnya tentang kekurangan politik bangsa kita yang disebut Presiden sebagai 'penyakit politik'," tutur Nanat.

Politik uang, politik kekerasan, dan politik yang tidak mencerdaskan, lanjut dia, merupakan tantangan yang harus diatasi oleh Indonesia agar proses demokrasi mampu melahirkan pemimpin yang baik.

"Sehingga Pemilu mendatang berkualitas dan rakyat tahu persis siapa yang dipilih dengan tidak menggunakan uang dan kekerasan," ujarnya.

Kandidat berkualitas Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI Irman Gusman mengatakan untuk menindaklanjuti permintaan Presiden tersebut maka ICMI akan menggelar diskusi guna merumuskan proses demokrasi Indonesia yang terbebas dari berbagai penyakit politik.

ICMI, lanjut Irman Gusman, akan merumuskan cara agar banyak kandidat berkualitas bermunculan pada Pemilu 2014. Menurut dia, salah satu cara yang bisa memunculkan banyak kandidat adalah dengan tidak membatasi ambang batas parlemen pada angka 20 persen.

"Karena kalau begitu yang akan muncul hanya dua atau tiga orang," ujar Irman.

Meski demikian, lanjut dia, ICMI belum merumuskan kriteria calon pemimpin yang dipandang berkualitas.

"ICMI belum sampai pada kriteria tapi tentu masalah iman dan takwa, latar belakang, 'leadership', kompetensi, dan sebagainya akan menjadi sorotan pada waktu ICMI akan memberi rekomendasi siapa yang terbaik," tutur Irman.

Menurut dia, ICMI berencana untuk kembali bertemu dengan Presiden Yudhoyono pada Juni 2012 untuk memberikan hasil pemikiran tentang proses demokrasi yang lebih baik pada Pemilu 2014.

Jajaran pengurus pusat ICMI yang diterima oleh Presiden Yudhoyono adalah Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat Hatta Radjasa, Ketua Presidium ICMI Nanat Fatah Natsir, Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI Irman Gusman, Presidium ICMI Sugiharto, Sekretaris Jenderal ICMI Muhammad Taufiq, Ketua Koordinasi ICMI Avip Saefullah, dan Wakil Sekretaris Jenderal ICMI Endin Nasruddin.(ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com