Menu
Sign in
@ Contact
Search
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Ferdy Sambo mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa 24 Januari 2023. (B-Universe Photo / Joanito De Saojoao)

Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Ferdy Sambo mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa 24 Januari 2023. (B-Universe Photo / Joanito De Saojoao)

Kutip Sejumlah Ayat, Ferdy Sambo Mau Bertobat

Selasa, 24 Jan 2023 | 18:03 WIB
Muhammad Aulia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Ferdy Sambo menyampaikan rasa penyesalan atas keterlibatannya dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Untuk itu, dia mengaku mau bertobat.

Hal itu disampaikan dalam pleidoi Ferdy Sambo atau pembelaannya terhadap tuntutan jaksa dalam persidangan kasus tewasnya Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (24/1/2023).

Ferdy Sambo dituntut jaksa dengan hukuman penjara seumur hidup dalam kasus dimaksud.

Baca juga: Ferdy Sambo Sebut Hidupnya Kini Suram, Sepi, dan Gelap

Advertisement

"Sebagai manusia biasa saya juga tak luput dari salah dan dosa, kiranya Tuhan Maha Pengasih berkenan mengampuni saya, memberikan kesempatan kepada saya untuk bertobat dan memperbaiki diri," ujar Ferdy Sambo dalam persidangan.

Untuk membuktikan komitmennya bertobat, Ferdy Sambo turut mengutip sejumlah ayat dalam kitab. Dia menyebutkan Mazmur 51 ayat 13 dan Wahyu 3 ayat 19.

"Termuat dalam kitab Mazmur 51 ayat 13 Janganlah membuang aku dari hadapanmu dan janganlah mengambil rohmu yang kudus daripada ku. Demikian pula termuat dalam kitab Wahyu 3 ayat 19 Barang siapa ku kasihi, ia ku tegur dan ku hajar, sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah. Dan, masa lalu adalah pengalaman berharga, hari ini adalah kehidupan kepastian, hari esok adalah pengharapan," tutur Ferdy Sambo.

Baca juga: Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup

Untuk diketahui, sidang tuntutan jaksa terhadap kelima terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J telah digelar sejak Senin (16/01/2023). Terdakwa Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi dituntut jaksa 8 tahun penjara dan Ferdy Sambo dituntut penjara seumur hidup. Sementara Bharada E dituntut 12 tahun penjara.

Bharada E dan Putri Candrawathi didakwa bersama tiga orang lain, yakni Ferdy Sambo, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com