Kamis, 23 Maret 2023

Galian Proyek Jadi Biang Macet, Heru Budi Tegur Apjatel

Celvin Sipahutar
18 Mar 2023 | 16:06 WIB
BAGIKAN
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meninjau penataan prasarana umum di sejumlah wilayah Jakarta, Sabtu (18/3/2023).
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meninjau penataan prasarana umum di sejumlah wilayah Jakarta, Sabtu (18/3/2023).

JAKARTA, investor.id - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meninjau penataan prasarana umum di sejumlah wilayah Jakarta, Sabtu (18/3/2023).

Dalam giat ini, Heru Budi turut mengajak Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), PLN, dan Bina Marga.

Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, menjadi tempat yang ditinjau Heru Budi lebih dulu. Di sana, ada galian yang sudah selesai. Namun, ada setumpuk kabel fiber optik berwarna hitam yang menjulang ke atas trotoar.

Heru Budi lantas memberikan catatan dan mengarahkan Apjatel untuk memerintahkan pemilik proyek tersebut memperbaikinya.

Advertisement

Tak berhenti sampai situ, Heru Budi juga melihat kabel fiber optik yang tidak rapi di Jalan H.R Rasuna Said, tepatnya di seberang Gedung Merah Putih KPK.

Masih di Jalan H.R Rasuna Said atau di seberang Gedung Kemenkes, kali ini Heru Budi melihat kabel fiber optik yang berserakan di selokan.

Dia pun menegur Apjatel dan kembali menekankan agar kabel-kabel tersebut dapat segera dirapikan.

Selain itu, Heru Budi juga memantau proyek galian PLN di kawasan Jalan Margasatwa, Jakarta Selatan. Proyek ini menyebabkan lubang besar sehingga arus lalu lintas menjadi padat. Dia pun memperingatkan pihak PLN untuk segera menuntaskan proyek tersebut.

Sementara itu, Hari Nugroho selaku Kepala Dinuaa Bina Marga DKI Jakarta mengatakan, Heru Budi memberikan tenggat waktu satu sampai dua bulan agar Apjatel dapat mengarahkan para kontraktor terkait untuk merapikan proyek-proyek tersebut.

"Tentunya dengan menunjukkan yang ketidakbaikan itu Pak PJ juga memberikan batas waktu jadi tadi dari Apjatel sendiri sudah dikasih batas waktu, ada yang 1 bulan, ada yang 1 bulan, ada yang 1 bulan lebih dua minggu," ucap Hari.

Di sisi lain, Ketua Apjatel Jabodetabek, Anton F Belnis, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan arahan dari Pj Gubernur DKI sesuai tenggat waktu yang diberikan.

"Kami sebagai Apjatel dengan anggota 86 operator sudah berkoordinasi di internal dan segera kami action dalam waktu dekat. Dengan harapannya, dalam waktu 2 bulan 2 minggu kami bisa selesaikan. Kalaupun tidak selesai, saya sudah berkomitmen kepada Pak PJ Gubernur saya selaku ketua Apjatel di Jabodetabek akan melakukan pemutusan (kabel)," tutur Anton.

Editor: Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 48 menit yang lalu

Likuiditas Start-up Teknologi Disorot, GOTO Aman?

Kondisi ekonomi global saat ini berdampak pada persepsi publik terhadap likuiditas perusahaan teknologi, salah satunya GOTO. Amankah?
Finance 2 jam yang lalu

Ekonom Proyeksi BI Pertahankan Suku Bunga 5,75% Sepanjang 2023

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memproyeksi Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan (BI7DRR) sebesar 5,75% tahun ini.
National 2 jam yang lalu

Tokoh Punokawan dan Pandawa Melandasi Konsep Buku Entrepreneurial Marketing

Simbol Punokawan dan Pandawa membawa pendekatan entrepreneurial marketing untuk menjawab kondisi dinamis dari tahun ke tahun.
Business 3 jam yang lalu

Riset Snapcart: Gratis Ongkir Jadi Daya Tarik Konsumen untuk Belanja Online

Penawaran menarik khususnya gratis ongkir sepertinya akan selalu menjadi salah satu kunci daya tarik utama
International 3 jam yang lalu

Bank Sentral Swiss Naikkan Suku Bunga 50 bps di Tengah Kekacauan

Bank sentral Swiss (Swiss National Bank/ SNB) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps) pada Kamis (23/3).
Copyright © 2023 Investor.id