Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Populernya Komodo Dongkrak Potensi Labuan Bajo NTT

Kamis, 12 September 2013 | 12:30 WIB
Antara

JAKARTA – Upaya mempromosikan komodo sebagai satu di antara New7wonder membawa sejumlah dampak positif. Setelah dikukuhkan sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia, komodo menjadi pusat perhatian dunia. Wisatawan domestic maupun mancanegara pun berduyun-duyun menapaki Labuan Bajo, yang menjadi pintu masuk ke Pulau Komodo.

Jusuf Kalla sebagai tokoh yang memromosikan komodo mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan telah meningkat lebih dari dua kali lipat. Potensi daerah yang selama ini tak tergarap optimal itu pun mulai mendatangkan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami harap multiplier effect dari populernya komodo mampu menggerakkan pemerintah untuk membangun infrastruktur menuju lokasi wisata, seperti bandara dan jalan desa,” kata Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu (11/9).

Duta Komodo itu pun mendorong masyarakat Labuan Bajo untuk meningkatkan perekonomian dengan menjual produk-produk asli daerah. Kekayaan kuliner Labuan Bajo harus disajikan menarik
dan berdaya jual. Rumah-rumah warga desa dapat digunakan sebagai homestay bagi wisatawan yang ingin tinggal.

“Perubahan pola hidup dari yang biasa hidup tertutup menjadi terbuka, itu tantangan paling besar di daerah wisata,” tuturnya.

Ketua Umum PMI itu juga tak ingin wisatawan sekadar datang dan langsung pergi. Dia berharap wisatawan asing maupun dalam negeri tinggal selama beberapa hari untuk menikmati alam dan budaya masyarakat Labuan Bajo.

Untuk itu, masyarakat didukung untuk mengembangkan kompetensi untuk masuk ke dunia pariwisata, antara lain penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan bahasa Inggris menjadi kemutlakan. Selain itu, keramahtamahan dan profesionalitas dibutuhkan untuk menyambut wisawatan.

Pemerintah pun terdorong untuk mempromosikan produk potensial daerah. Kementerian perdagangan akan menampilkan sejumlah produk pada Komodo Expo 2013 yang digelar 11-15 September 2013 di Kampung Ujung, Labuan Bajo.

Pameran ini menjadi ajang promosi yang efektif untuk mengenalkan beragam produk daerah kepada para buyer internasional maupun investor yang datang ke acara Sail Komodo,” kata Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Ditjen PEN Kementerian Perdagangan, Pradnyawati,
dalam keterangan tertulisnya. (es/ID)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN