Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
KH Hasyim Wahid (Gus Im), adik bungsu Presiden ke-3 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meninggal dunia, Sabtu (1/8/2020) pukul 04.18 WIB di RS Mayapada, Jakarta.

KH Hasyim Wahid (Gus Im), adik bungsu Presiden ke-3 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meninggal dunia, Sabtu (1/8/2020) pukul 04.18 WIB di RS Mayapada, Jakarta.

Adik Gus Dur, Gus Im Meninggal Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 18:04 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.com - KH Hasyim Wahid (Gus Im), adik bungsu Presiden ke-3 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meninggal dunia, Sabtu (1/8/2020) pukul 04.18 WIB di RS Mayapada, Jakarta.

Kabar duka itu diumumkan keponakannya, Irwan Wahid, putra KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), dalam cuitannya di akun twitternya @ipangwahid.

Menurut Ipang, jenazah KH Hasyim Wahid akan disemayamkan di rumah duka di Ciganjur, Jakarta Selatan dan selanjutnya dimakamkan di Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Sementara itu, PDI Perjuangan (PDIP) menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Gus Im.

Menurut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, KH Hasyim Wahid yang akrab disapa Gus Im adalah tokoh bangsa, sosok negarawan, dan pembela hak-hak wong cilik.

“Pagi ini saya melaporkan berita duka tersebut langsung ke Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan dukacita yang mendalam dan semoga almarhum husnul khatimah. Almarhum merupakan bagian keluarga besar PDI Perjuangan, pernah menjabat sebagai salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan pada tahun 1998-2000. Semoga almarhum dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di surga-Nya," ujar Hasto, Sabtu (1/8/2020).

Menurutnya, Gus Im dikenal sebagai sosok yang gigih menanamkan Pancasila kepada generasi milenial, sehingga kalangan muslim mempunyai komitmen kokoh terhadap Pancasila. Aktivitas Gus Im semasa hidupnya membuktikan ulama sudah menegaskan, Pancasila adalah final.

“Apa yang dilakukan Gus Im sebenarnya melanjutkan visi para pendiri bangsa, khususnya kakeknya, Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari dan ayahnya, KH. Wahid Hasyim, dan kakaknya KH. Abdurrahman Wahid. PDI Perjuangan meneladani seluruh pemikiran pendiri bangsa, termasuk khasanah pemikiran Islam Nusantara yang dihayati okeh keluarga besar NU," ulasnya. (ant/b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN