Menu
Sign in
@ Contact
Search
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya dan mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dalam diskusi Ikatan Alumni Universitas Parahyangan (IKA UNPAR), Selasa (28/6/2022).

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya dan mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dalam diskusi Ikatan Alumni Universitas Parahyangan (IKA UNPAR), Selasa (28/6/2022).

Ahok ke Bima Arya dan Airin: Gawat nih Dua-duanya Mau Maju DKI

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:41 WIB
Vento Saudale (redaksi@investor.id)

BOGOR, investor.id – Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut Wali Kota Bogor Bima Arya dan mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany berpeluang maju dalam Pilkada DKI Jakarta.

Hal itu dikatakan Ahok saat satu panggung bersama Bima Arya dan Airin dalam diskusi Ikatan Alumni Universitas Parahyangan (IKA UNPAR), Selasa malam (28/6/2022).

Pada kesempatan tersebut, Ahok dan Bima Arya hadir sebagai narasumber, sementara Airin didaulat sebagai moderator.

Baca juga: Pilkada Serentak 101 Daerah, Anggaran Diperkirakan Capai Rp 110,4 Triliun

Ada momen menarik ketika Ahok berkelakar menyebut dirinya diapit oleh dua orang yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024, yakni Bima Arya dan Airin Rachmi Diany.

"Gawat nih, dua-duanya mau maju DKI, depan gua," ujar Ahok, disambut riuh peserta yang hadir.

Menyambut ucapan Ahok tersebut, Bima Arya kemudian menoleh ke Airin sembari berkata, "Mau pasangan di Jakarta, kita?"

Hadirin bertepuk tangan. Airin tersenyum. "Ini (Airin) sudah dipinang partai lain. Susah ini," timpal Bima lagi.

Perbincangan kemudian dilanjutkan kembali. Sebelum memasuki sesi akhir, Airin bertanya kepada Bima Arya seputar langkah Bima Arya ke depan usai menjadi Wali Kota Bogor.

Baca juga: IKN Pindah, Bogor Potensi Menjadi Pusat Pertumbuhan Residensial

"Apa yang kang Bima akan lakukan ke depan? Walaupun tadi sudah bisik-bisik, siapa tahu ada pencapaian lainnya. Atau pengen jadi kayak Pak Ahok jadi komisaris? Atau apa yang ingin dilakukan Kang Bima di masa yang akan datang?" tanya Airin.

Bima Arya menjawab bahwa jabatannya sebagai Wali Kota Bogor akan berakhir pada 31 Desember 2023. Ia mengaku akan fokus menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Hujan. Salah satunya penataan transportasi.

"Nomor satu adalah urusan angkot. Target saya, hari terakhir saya ngantor di balaikota, angkot di pusat kota sudah tidak ada. Ada cara-caranya agak detail kalau dijelaskan sekarang," jelasnya.

Kedua, lanjut Bima, kawasan Suryakencana sedang ditata untuk menjadi salah satu China Town terbaik di Tanah Air.

Baca juga: Pertama, Bank Sampah Digital di Tangerang Selatan Banten

"Ketiga, saya harus menyiapkan pengganti. Seperti Pak Jokowi menyiapkan Pak Ahok ketika itu. Tidak mungkin yang saya kerjakan 10 tahun itu hilang saja. Kita banyak belajar bagaimana teman-teman walikota yang oke, digantikan bukan orang yang oke. Kemudian rontok achievement-nya. Tugas saya membangun pagar pengaman supaya siapapun yang terpilih sustain semuanya," bebernya.

"Urusan setelah 31 Desember ke mana, saya kira akan sangat tergantung pada 14 Februari 2024. Hasil Pileg dan Pilpres Pasti menentukan yang lain-lain, baik menentukan Pilgub DKI, Pilgub Jabar, dan lain-lain. Sekarang perspektif saya fight menyelesaikan tugas, meninggalkan legacy yang kuat hingga 31 Desember 2022," pungkas Bima.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com