Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Foto: IST

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Foto: IST

Ajang World Class Professor Beri Ruang Dosen Berkolaborasi

Jumat, 10 Desember 2021 | 09:56 WIB
Fatima Bona

JAKARTA, investor.id   - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar Annual Seminar World Class Professor (WCP) 2021 dengan tema “Merdeka Berkarya di Masa Pandemi Covid-19”, Kamis (9/12/2021).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbidristek) Nadiem Makarim mengatakan ajang tahunan ini bertujuan untuk memfasilitasi dosen dari universitas di seluruh Indonesia untuk berinteraksi dengan profesor kelas dunia.

Selain itu, melalui ajang ini diharapkan dapat menghasilkan dampak berupa peningkatan kualitas performa dan produktivitas pendidikan tinggi di Indonesia sehingga dapat mendongkrak peringkat universitas Indonesia di World University Rankings.

Nadiem menyebutkan, dengan pelaksanaan WCP ini, dosen-dosen di Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas risetnya.

Pasalnya,  hal wajib dari kegiatan  WCP adalah   berupa joint publication dengan profesor kelas dunia akan meningkatkan sitasi publikasi perguruan tinggi di Indonesia. 

Selain itu juga menargetkan adanya capacity building, inisiasi double degree atau joint degree, joint supervision atau external examiner, serta pengembangan kurikulum yang lebih berorientasi pada dunia usaha dunia industri (DUDI) akan sangat membantu perguruan tinggi di Indonesia mendapatkan akreditasi internasional dan meningkatkan peringkat kampus di tingkat global.

Nadiem menegaskan kegiatan ini merupakan bukti nyata dan upaya untuk terus memberikan kesempatan kepada dosen-dosen di Indonesia untuk membangun jejaring internasional dan berkiprah di panggung global.

"Untuk itu, besar sekali harapan saya bagi semua yang terlibat dari kegiatan ini akan menjadi agen perubahan yang mendukung akselerasi peningkatan mutu SDM kita. Marilah kita terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka,”  ucapnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud), Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud), Prof. Ir Nizam MSc DIC PhD IPU, Asean Eng

Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi  (Diktiristek) Nizam menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sangat membutuhkan inovasi-inovasi yang relevan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mendorong kemajuan di segala sektor yang menunjang kehidupan bangsa Indonesia di tengah pandemi.

Menurut Nizam, untuk membangun inovasi dibutuhkan kerja keras, kreativitas, dan pendanaan yang tidak sedikit. Meski diakui pendanaan riset di Indonesia masih sangat rendah, namun Nizam berharap produktivitas riset tak lantas ikut rendah. 

Nizam juga mengapresiasi pencapaian yang signifikan dalam publikasi internasional yang dilakukan oleh pendidikan tinggi di Indonesia. Pasalnya, selama 5-6 tahun terakhir, produktivitas publikasi internasional Indonesia meningkat lebih dari 6 kali lipat. Dari yang tadinya sekitar 8.000 publikasi internasional per tahun, tahun ini sudah di atas 50.000.

"Dalam waktu 5 tahun peringkat Indonesia dalam publikasi, dari peringkat 54 dunia menjadi 21 dunia. Lompatan yang luar biasa sekali. Melompat dari 54 ke 21 itu tidak mungkin terjadi tanpa kerja keras, tanpa kesungguhan kita semua,”  ucapnya.

Pada kesempatan itu, Nizam juga mengucapkan selamat kepada profesor kelas dunia yang telah selama 6 bulan bersama-sama membangun dan mengembangkan berbagai macam penelitian dan publikasi.

Adapun jumlah perguruan tinggi penyelenggara WCP tahun 2021 sebanyak 40 perguruan tinggi yang terdiri dari 20 perguruan tinggi negeri dan 20 perguruan tinggi swasta. Sementara untuk jumlah profesor yang diundang dalam program ini sebanyak 76 profesor yang berasal dari 26 negara.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN