Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Marves Luhut B Pandjaitan umumkan PPKM, Senin (20/9/2021). Sumber: BSTV

Menko Marves Luhut B Pandjaitan umumkan PPKM, Senin (20/9/2021). Sumber: BSTV

Angka Reproduksi Efektif Covid-19 di Bawah 1

Senin, 20 September 2021 | 20:45 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id  – Untuk pertama kalinya, angka reproduktif efektif Covid-19 di Indonesia mencapai di bawah angka 1, tepatnya 0,98. Data ini berdasarkan hasil estimasi dari Tim Epidemiolog Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers secara virtual, Senin (20/9/2021).

“Situasi pandemi Covid-19 terus menunjukkan perbaikan dan hasil estimasi dari tim epidemiolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menunjukkan angka reproduksi efektif Indonesia untuk pertama kalinya selama pandemi ini sudah berada di bawah 1, yaitu sebesar 0,98,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.

Artinya, lanjut Luhut, setiap 1 kasus Covid-19 kini rata-rata hanya menularkan ke 0,9 orang saja. Dengan begitu, jumlah kasus Covid-19 akan terus semakin berkurang.

“Angka ini juga dapat diartikan, bahwa pandemic Covid-19 di Indonesia telah terkendali. Ini penilaian dari tim penasehat kami,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Untuk jumlah kasus baru per hari ini, Senin (20/9/2021), mencapai 1.932 kasus, angka kesembuhan mencapai 6.799 kasus dan angka meninggal sebanyak 166 kasus dengan jumlah testing mencapai sekitar 150.000 orang.

“Jadi saya katakan, angka ini hasil kerja keras semua tim, membuahkan hasil yang cukup menggembirakan,” terang Luhut Binsar Pandjaitan.

Kendati demikian, dalam rapat terbatas (ratas) Senin pagi tadi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajaran kementeriannya agar tetap super waspada untuk menghadapi hasil yang baik ini. Karena masih ada kemungkinan potensi munculnya gelombang ketiga.

Untuk capaian kasus harian, Luhut mengungkapkan juga menunjukkan tren yang bagus dan membaki. Angka konfirmasi positif secara nasional sudah dibawah 2.000 kasus dan kasus aktif sudah kurang dari 60.000 kasus. Tidak hanya itu, kasus harian turun drastis hingga 98% dari titik puncaknya di 15 Juli 2021 lalu.

“Dari perbaikan tersebut, saya sampaikan, bahwa saat ini tidak ada lagi kabupaten/kota yang berada di level 4 di Jawa dan Bali. Jadi semuanya pada level 3 dan 2,” tukas Luhut Binsar Pandjaitan.

Mantan Panglima TNI ini mengatakan capaian yang baik ini tentu harus disyukuri, namun Presiden Jokowi mengingatkan agar semuanya tetap waspada dan hati-hati. Karena banyak negara setelah beberapa saat mengalami perbaikan pandemi, kemudian mengalami kenaikan kasus dengan begitu cepat.

“Nah ini yang harus kita waspadai. Risiko peningkatan kasus masih tinggi dan dapat terjadi sewaktu-waktu,” tegas Luhut Binsar Pandjaitan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN