Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Anies Kembali Ingatkan Potensi Tertular Covid-19 Karena Bepergian Bersama

Kamis, 6 Mei 2021 | 20:42 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan warga Jakarta untuk tidak bepergian bersama-sama khususnya pada masa liburan. Pasalnya, saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan potensi terpapar Covid-19 sangat tinggi saat melakukan aktivitas bepergian bersama.

“Potensi penularan selalu meningkat ketika ada kegiatan bepergian bersama-sama. Kegiatan bepergian bersama-sama umumnya terjadi pada masa liburan,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Anies mengatakan pada waktu bepergian bersama-sama akan terjadi interaksi yang intensif. Menurut dia, kondisi inilah yang memudahkan virus Covid-19 menular dan menyebabkan banyak yang terpapar Covid-19.

“Tapi imbauan kami tetap kepada seluruh masyarakat bahwa kita masih dalam kondisi pandemi. Jadi, mari kita sama-sama menaati,” tandas Anies.

Lebih lanjut, Anies menegaskan larangan untuk bepergian bersama-sama termasuk larangan mudik bukanlah semata-mata bertujuan membatasi mobilitas warga, tetapi juga untuk melindungi warga.

“Karena ini bukan semata-mata melarang, tapi ini adalah sebuah perlindungan. Untuk melindungi semua, maka kita tetaplah berada di tempat kita masing-masing, menghindari kerumunan, dan terus menggunakan masker, menjaga protokol kesehatan,” imbuh Anies,

Terkait evaluasi hari pertama larangan mudik lebaran 2021, kata Anies, belum bisa disampaikan hari ini termasuk evaluasi penggunaan surat izin keluar masuk (SIKM) wilayah Jakarta. Pasalnya, kebijakan tersebut masih berproses dan evaluasinya baru bisa disampaikan besok. “Hari ini hari pertama, besok saja akan disampaikan karena harinya masih berjalan,” pungkas Anies.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN