Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: IST

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: IST

Antibodi Tinggi Sebabkan Kasus Covid-19 di Indonesia Landai

Senin, 4 Juli 2022 | 14:31 WIB
Lenny Tristia Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan terjadinya antibodi yang tinggi mengakibatkan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mengalami pelandaian. Hal itu disebabkan antibodi masyarakat Indonesia sudah tinggi.

“Jadi sekarang juga kita melihat walaupun kasus naik tapi mengalami pelandaian mulai terjadi, baik di Jakarta maupun di Indonesia. Meski di DKI Jakarta sudah 100% adalah dominasi subvarian BA.4 dan BA.5,” kata Budi saat memberikan keterangan pers seusai menghadiri rapat evaluasi PPKM di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/7/2022).

Advertisement

Baca juga: Menkes: Indonesia Sudah Lewati Puncak Kasus Varian BA.4-BA.5 Covid-19

Budi menjelaskan Indonesia bisa mengalami pelandaian dengan jumlah kasus yang jauh lebih rendah, yaitu antara 4-5% dibandingkan puncak sebelumnya, sementara negara-negara lain puncak kasusnya mencapai 30% dari puncak sebelumnya.

Salah satu penyebabnya adalah antibody masyarakat Indonesia yang masing tinggi. Dari hasil survei serologi terakhir di bulan Maret menunjukkan antibodi yang dimiliki 99% populasi Indonesia berada di level 3.000-4.000. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan hasil tes survei serologi pada Desember 2021 yang antibodi mencapai 400-500 dari sebanyak 88% populasi Indonesia.

Namun, pihaknya tidak mau gegabah dengan hasil tersebut. Melihat pada bulan Agustus mendatang akan dilakukan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia yang akan melibatkan keramaian massa, maka pemerintah kembali akan melakukan survei serologi.

Baca juga: Menkes: Puncak BA.4 dan BA.5 Diperkirakan Pekan Kedua dan Ketiga Juli

Survei ini dilakukan untuk mendapatkan data terakhir antibodi populasi Indonesia untuk dijadikan bahan pertimbangan keputusan dalam persiapan perayaan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2022.

“Oleh karena itu, untuk bisa mengambil kebijakan yang tepat terutama di bulan Agustus-September, karena kita juga ada hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Kita akan jalankan survei yang ketiga, yaitu mulai hari ini,” jelas Budi. 

Diharapkan, kata Budi, hasil survei serologi akan dapat dikeluarkan sehingga pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat terkait penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN