Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wagub DKI Jakarta AhmadRiza Patria (Ariza). Sumber: BSTV

Wagub DKI Jakarta AhmadRiza Patria (Ariza). Sumber: BSTV

Ariza: Vaksinasi Covid-19 Lansia Perlu Perhatian Khusus

Jumat, 5 Maret 2021 | 01:52 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terhadap lansia perlu mendapatkan perhatian khusus agar tidak mempengaruhi kondisi kesehatannya.

“Semua (lansia yang memenuhi syarat) mendapatkan kesempatan yang sama cuma perlu diregistrasi, didaftar, diatur, yang namanya lansia harus mendapatkan perhatian khusus,” ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Ariza mencontohkan perhatian khusus untuk lansia adalah lokasi penyuntikan vaksin tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya sehingga lansia yang akan disuntik tidak akan capek atau kelelahan dalam perjalanan.

“Jadi memang harus ada perlakuan yang berbeda terhadap lansia, namanya orang tua kita, kakek nenek kita, diatur supaya jaraknya dekat dengan rumah,” imbuh dia.

Selain itu, kata Ariza, di tempat vaksinasi juga diatur agar lansia tidak perlu menunggu terlalu lama. Dari registrasi hingga penyuntikan dibuat sedemikian rupa agar cepat tetapi tetap sesuai dengan prosedur.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan pendataan penerima vaksin Covid-19 termasuk untuk lansia ke depannya akan lebih baik lagi. Pendataan itu akan dilakukan Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, BPJS, Telkom dan instansi lainnya. “Integrasi data Insyaallah semakin hari semakin baik,” tutur dia.

Ariza juga mengatakan DKI Jakarta memiliki 511 fasilitas kesehatan termasuk Rumah Sakit dan Puskesmas yang menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi dengan vaksinator kurang lebih 1.648 orang dan kapasitas penyuntikan mencapai 19.741 orang per hari.

“Jadi sudah cukup tinggi dan kami sudah melakukan vaksinasi, totalnya adalah sebesar dosis pertama 114.056 dosis dan dosin kedua 76.669 dosin. Ini sudah kita lakukan, diberikan ke nakes, kepada lansia, kepada pedagang pasar, kepada atlet, dunia pendidikan dang teman-teman wartawan sudah mulai secara bertahap. Nanti sektor lain, bidang lain, aparat juga sudah mulai,” pungkas Ariza.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN