Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Paramedis menangani pasien terinfeksi virus Covid-19 Fotolustrasi: AFP / Alberto Pizzoli

Paramedis menangani pasien terinfeksi virus Covid-19 Fotolustrasi: AFP / Alberto Pizzoli

AS-MPKU Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi Covid-19

Kamis, 11 Februari 2021 | 21:22 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id   – Pemerintah Amerika Serikat (AS) diwakili Direktur Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) Indonesia, Ryan Washburn, bersama Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah Agus Samsudin, meluncurkan sistem informasi Covid-19 dalam bentuk aplikasi untuk jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah-Aisyiyah (RSMA).

Aplikasi tersebut adalah platform pembelajaran digital bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan penanganan kasus Covid-19 di RSMA. Setidaknya 30 fasilitas rujukan Covid-19 di bawah jaringan RSMA sudah memanfaatkan aplikasi itu. Tujuannya, menerapkan standar protokol perawatan Covid-19, meningkatkan pemantauan, dan pelaporan pelayanan serta perawatan pasien.

Di sisi lain, aplikasi itu memudahkan konsultasi antar dokter sehingga dapat meningkatkan pengujian dan pengobatan. Lebih dari 400 tenaga kesehatan telah dilatih untuk menggunakan sistem ini.

“Pemerintah AS, melalui USAID, bangga dapat mendukung 30 pusat rujukan pengobatan Covid-19 di jaringan rumah sakit Muhammadiyah-Aisyiyah untuk memberikan perawatan yang lebih baik kepada pasien Covid-19 dengan tetap melindungi tenaga kesehatan di garda depan,” kata Washburn dalam acara peluncuran yang digelar secara virtual, Kamis (11/2/2021), dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar AS di Jakarta yang diterima Beritasatu.

Acara itu juga disaksikan oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr. Rita Rogayah, SpP(K), MARS.

Sistem yang baru itu terintegrasi dengan basis data dan sistem operasional Muhammadiyah yang telah ada. Ke depan, sistem itu akan dikembangkan lebih maju untuk memfasilitasi 80 RSMA bisa mengakses riwayat kesehatan pasien berdasarkan identifikasi khusus atau unique ID dari setiap pasien.

Sistem terpadu itu juga memungkinkan rumah sakit merespons lebih cepat dan mengambil keputusan yang tepat berdasarkan data dalam menangani kasus Covid-19. Selain itu, sistem diharapkan bisa berkontribusi terhadap kebutuhan sistem manajemen data yang lebih baik untuk aspek lain dari respons Indonesia terhadap Covid -19, termasuk vaksinasi.

“Kemitraan Muhammadiyah dengan USAID memberikan kontribusi signifikan bagi upaya Indonesia dalam melawan Covid -19,” kata Ketua MPKU Muhammadiyah, Agus Samsudin.

Pemerintah Amerika Serikat melalui USAID telah memberikan komitmen sekitar US$11 juta (Rp 187 miliar) sebagai bagian dari respons kemanusiaan dan kesehatan global pemerintah AS terhadap Covid-19.

Jumlah tersebut termasuk US$ 700.000 (Rp 9,7 miliar) yang diberikan kepada MPKU Muhammadiyah di bawah program respons MPKU Covid-19. Lewat dana itu, Muhammadiyah telah melatih lebih dari 5.000 tenaga kesehatan, memperoleh peralatan klinis untuk mendukung layanan Covid -19 di 84 rumah sakit di tujuh provinsi, dan merawat lebih dari 10.000 pasien.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN