Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
bamsoet orasi ilmiah pada wisuda Universitas Nasional Periode I Tahun Akademik 2017/2018 di Jakarta Convention Center, Minggu (4/3).

bamsoet orasi ilmiah pada wisuda Universitas Nasional Periode I Tahun Akademik 2017/2018 di Jakarta Convention Center, Minggu (4/3).

Bamsoet Setuju Munas Golkar Setelah Pelantikan Presiden Terpilih

Imam Suhartadi, Kamis, 18 Juli 2019 | 22:28 WIB

JAKARTA - Politisi Golkar Bambang Soesatyo menyatakan setuju apabila Musyawarah Nasional Golkar dilakukan Desember 2019, atau setelah pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih.

"Untuk Munas saya katakan dengan tegas, kita akan menjaga komitmen. Karena 20 Oktober pelantikan Presiden, maka jangan ada kegaduhan. Saya pribadi berpandangan Munas kita lakukan setelah pelantikan Presiden," kata Bamsoet di Jakarta, Kamis (18/7).

Bamsoet mengatakan, Munas sebaiknya setelah pelantikan Presiden agar tidak ada tudingan yang menyebut dirinya menginginkan otoritas terkait pengusulan pengisian jabatan di pemerintahan Jokowi.

"Agar tidak ada tudingan bahwa kami menginginkan posisi penting dengan merebut partai sebelum pengisian jabatan (kabinet). Tujuan memimpin partai bukan melulu soal jabatan, tapi menjaga partai tetap besar," kata dia.

Kalau perlu, kata Bamsoet, Munas Golkar sebaiknya diselenggarakan setelah pelantikan kabinet pemerintahan Jokowi.

"Kalau perlu sampai pelantikan kabinet (baru Munas), agar kami tidak dituding menginginkan posisi itu. Kerja kami kerja ikhlas menjaga Golkar tidak merosot lagi," ujar Bamsoet.

Calon Ketum

Politisi Golkar Bambang Soesatyo menegaskan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum Golkar periode 2019-2024 melalui munas mendatang.

"Hari ini dengan mengucapkan Bismillah, saya Bambang Soesatyo menyatakan maju," kata Bambang Soesatyo yang biasa disapa Bamsoet .

Dia menekankan kehadiran dirinya sebagai calon ketua umum untuk mengembalikan Golkar kepada cita-cita para pendirinya.

"Golkar didirikan TNI/Polri, inilah sejarah. Sejarah ini harus kita renungkan kembali dan menjadikan Golkar sebagai rumah bagi keluarga besar purnawirawan TNI/Polri," kata Bamsoet.

Dia mengatakan, akan mempersatukan kembali tiga kekuatan ormas pendiri Golkar, yakni Soksi, MKGR dan Kosgoro. Ketiga ormas itu harus memiliki porsi besar di dalam DPP Golkar.

Selain itu, Ketua DPR RI ini menyatakan bakal merangkul seluruh potensi kepemudaan di tubuh Golkar agar kader muda Golkar tidak beralih ke partai lain.

"Saya tidak pernah takut hadapi pasukan singa yang dipimpin domba, tapi saya akan takut dengan pasukan domba yang dipimpin singa," kata Bamsoet.

Diketahui, sejumlah kader Partai Golkar mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon ketua umum dalam Musyawarah Nasional Partai Golkar 2019. Deklarasi dilakukan sejumlah kader yakni Bambang Soesatyo, Ali Yahya, Ulla Nuchrawatty, dan Marlinda Irwanti .

 

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA