Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Bandar Lampung Tuan Rumah Pasar Wisata Indonesia

Selasa, 13 September 2011 | 15:36 WIB
Antara

JAKARTA- Bandar Lampung akan menjadi tuan rumah acara pasar wisata Indonesia bertajuk "Tourism Indonesia Mart & Expo (TIME) 2011" pada 12-14 Oktober 2012 yang bertujuan untuk mempromosikan destinasi pariwisata Indonesia kepada para pelaku usaha dan wisatawan asing.

Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), Sapta Nirwandar, dalam acara jumpa persnya di Jakarta, Selasa (13/9) mengatakan, dipilihnya Lampung sebagai tuan rumah acara tersebut, didasari fakta karena kekayaan dan potensi wilayah itu dari sisi flora, fauna, sumber daya alam, dan budaya masyarakatnya.

"Dari sisi pariwisata, Lampung sangat potensial untuk dikembangkan karena memiliki kekayaan flora dan fauna endemik, budaya, dan kulinernya yang kaya," paparnya.

Ia berharap, melalui kegiatan itu Lampung akan semakin dikenal sebagai destinasi pariwisata favorit wisatawan.

TIME 2011 akan digelar di Hotel Novotel Lampung dan dirangkai dengan pameran beragam destinasi wisata, termasuk tujuan wisata populer serta pengembangan produk wisata baru.

Ketua "Steering Committee" TIME 2011, Meity Robot, mengatakan, TIME akan menjadi tempat bagi pembeli jasa pariwisata untuk bertemu dengan penjual.

"Para pembeli terdiri dari operator tur internasional, sementara para penjual termasuk hotel, maskapai penerbangan, pelaku-pelaku 'MICE', dan pemangku kepentingan wisata lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan itu sekaligus bertujuan mempromosikan Lampung ke pasar internasional, dan membantu mempercepat pembangunan infrastruktur serta fasilitas-fasilitas pendukung pariwisata yang lain.

Dengan demikian, Lampung pada akhirnya dapat membangun diri menjadi salah satu tujuan wisata internasional.

"Ini diharapkan akan menarik lebih banyak kunjungan wisman ke Lampung, mempercepat peningkatan infrastruktur, dan mendorong lebih banyak investor untuk mengembangkan hotel baru serta produk-produk pariwisata lainnya," katanya.

Tahun lalu pada penyelenggaraan TIME 2010 di Lombok, total transaksi selama waktu pelaksanaan pameran tercatat mencapai 17,8 juta dolar AS.

"Tahun ini di Lampung kami targetkan total transaksi akan naik 15-18 persen atau hampir mencapai 20 juta dolar AS," ucapnya.

Para delegasi dari 30 negara akan mengambil bagian dalam acara itu termasuk dari Amerika Serikat, Australia, Jerman, Belanda, serta beberapa negara baru untuk para penjual pariwisata Indonesia yakni Slovenia, Slovakia, Yunani, Republik Ceko, dan Meksiko.

Tahun ini, TIME memasuki tahun penyelenggaraan ke-17 dan tetap diselenggarakan oleh Masyarakat Pariwisata Indonesia dengan dukungan seluruh komponen pariwisata se-Tanah Air.

Meity mengatakan, TIME merupakan satu-satunya "travel mart" internasional di Indonesia dengan konsep "business to business" sebagai tempat pertemuan penjual produk wisata dan jasa di Indonesia kepada pasar internasional.

TIME sendiri telah terdaftar dalam kalender "travel mart" internasional bersama-sama dengan ITB Berlin, WTM London, Arabian Travel Mart (ATM), PATA Travel Mart, dan beberapa ajang pameran pariwisata internasional yang lain.

Pihaknya berharap kegiatan itu akan semakin mengenalkan Lampung secara khusus dan Indonesia secara umum kepada pasar wisata internasional.(ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN