Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Kantor OJK Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah, serta Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman saat vaksinasi untuk masyarakat umum di Convention Hall, Grand City Convex Surabaya, Kamis (22/7/2021). Foto: Istimewa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Kantor OJK Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah, serta Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman saat vaksinasi untuk masyarakat umum di Convention Hall, Grand City Convex Surabaya, Kamis (22/7/2021). Foto: Istimewa

Bank Jatim dan Sektor Jasa Keuangan Gelar Vaksinasi bagi Masyarakat Umum

Kamis, 22 Juli 2021 | 21:12 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bersama sektor jasa keuangan di Jawa Timur menggelar vaksinasi untuk masyarakat umum di Convention Hall, Grand City Convex Surabaya.

Kegiatan vaksinasi diikuti oleh kurang lebih 30.000 peserta yang tersebar di wilayah Kota Surabaya selama 3 hari mulai 22 Juli sampai dengan 24 Juli 2021. Peserta yang berhak mengikuti vaksin adalah peserta dengan usia 12 tahun ke atas dan belum pernah mendapatkan vaksinasi sebelumnya.

Hadir dalam kegiatan program vaksinasi itu adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Kantor OJK Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah, serta Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman.

Bambang Mukti Riyadi menyampaikan bahwa OJK akan terus mendukung percepatan vaksinasi karena hal ini merupakan faktor kunci untuk menciptakan herd immunity dan faktor kunci kebangkitan dan pemulihan ekonomi kedepan.

“Program Vaksinasi ini merupakan wujud nyata kami bersama Bank Indonesia dan sektor jasa keuangan Jawa Timur untuk mewujudkan pemulihan ekonomi kedepan,” kata Bambang.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah berharap melalui program vaksinasi ini , Jawa Timur dapat mempercepat target vaksinasi.

“Sehingga, Jawa Timur bisa cepat bangkit dan mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian Jawa Timur,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa sejak program vaksinasi digulirkan pada Januari yang lalu sampai dengan saat ini, Jawa Timur selalu menduduki peringkat tertinggi vaksinasi.

“Alhamdulillah berdasarkan dashboard Kementerian Kesehatan, vaksinasi di Jawa Timur secara penggunaan dosis selalu tertinggi, hal ini dikarenakan sinergitas dan semangat antara stakeholder di Jawa Timur yang tinggi, selain itu kesadaran masyarakat di Jawa Timur akan pentingnya vaksinasi juga sangat tinggi sehingga Jawa Timur mampu menduduki peringkat pertama,” terang Khofifah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso secara virtual menyampaikan bahwa vaksin adalah salah satu upaya kita untuk mencapai herd immunity. Sesuai imbauan dari World Healthy Organization, dikatakan mencapai herd immunity jika program vaksinasi telah mencapai sebesar 70% dari jumlah populasi.

“Kami menyambut baik upaya sektor jasa keuangan di Jawa Timur yang telah mengadakan program vaksinasi sehingga dapat mempercepat terciptanya herd immunity di masyarakat. Selain program vaksinasi, masyarakat juga wajib untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mematuhi 5M,” ujar Wimboh.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman sekaligus ketua pelaksanaan kegiatan vaksin tersebut berharap vaksinasi ini dapat meminimalisir dan mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Dengan kegiatan vaksin tersebut kami berharap dapat membentuk kekebalan tubuh pada masyarakat (herd immunity), sehingga meminimalisir penyebaran virus Covid-19,” jelas Busrul.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN