Menu
Sign in
@ Contact
Search
Mobil listrik Hyundai Ionic 5 yang menjadi mobil resmi delegasi pertemuan P-20, terparkir di Kompleks DPR, Jakarta. P-20 merupakan pertemuan delegasi parlemen dari negara-negara G-20 yang akan berlangsung di Jakarta, 5-7 Oktober 2022.

Mobil listrik Hyundai Ionic 5 yang menjadi mobil resmi delegasi pertemuan P-20, terparkir di Kompleks DPR, Jakarta. P-20 merupakan pertemuan delegasi parlemen dari negara-negara G-20 yang akan berlangsung di Jakarta, 5-7 Oktober 2022.

Beli 7 Kendaraan Listrik, Kota Bogor Siapkan Rp 1,8 M

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:01 WIB
Vento Saudale (redaksi@investor.id)

BOGOR, investor.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menganggarkan pembelian tujuh kendaraan listrik operasional pemkot tahun ini. Dana Rp 1,8 miliar dianggarkan dan sudah disahkan dalam perubahan APBD Kota Bogor 2022.

Dana Rp1,8 miliar tersebut, terbagi untuk pembelian dua unit mobil dan lima sepeda motor listrik. Dua kendaraan akan dipergunakan Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Dedie A Rachim. Sedangkan lima motor akan digunakan Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Anggaran senilai Rp1,8 miliar diketahui sudah masuk ke dalam pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022 Kota Bogor yang baru disahkan melalui rapat paripurna DPRD Kota Bogor pada akhir September 2022.

Sekretaris daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sopiah menuturkan, penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas pemerintah tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 7/2022.

Baca juga: Bank Mandiri Taspen Berikan Hadiah Mobil Listrik Kepada Nasabah SMARD

Inpres tersebut membahas tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

"Jadi ya ini lebih kepada semangat dari Pemerintah Pusat untuk dilaksanakan kepada Pemda, karena kita ingin mengurangi penggunaan atau ketergantungan kepada BBM dan itu dilakukan di semua daerah," kata Sekda Kota Bogor, Syarifah, Selasa, (4/10/2022).

Atas dasar itu, Pemkot Bogor bakal menjajal penggunaan mobil listrik yang akan diterapkan untuk kepala daerah. Dalam hal ini walikota dan wakil walikota.

Baca juga: Hyundai Ionic 5, Mobil Listrik Resmi Delegasi P-20

"Dua unit mobil listrik untuk wali kota (Bima Arya) dan wakil wali kota (Dedie A Rachim) dengan lima motor untuk operasional," ucapnya.

Menurutnya, untuk pengadaan mobil dan motor akan dilakukan pada tahun ini. Akan tetapi, itu pun tergantung dari ketersediaan kendaraan-kendaraan tersebut.

"Di perubahan anggaran ini ya, tapi itu juga kita akan berkomunikasi, karena kan sekarang juga mobil listrik itu kan tergantung dari penyediaan, ya mudah-mudahan bisa tersedia," ujarnya.

Baca juga: Setelah Gandeng Foxconn Garap Mobil Listrik, Indika (INDY) Caplok Perusahaan Tambang Bauksit

Sementara, Sekretaris BKAD Kota Bogor Evandy Dahni meyakini, pengadaan mobil dan motor listrik ini sudah sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 7/2022. Acuan ini salah satunya mengatur tentang jenis atau merk kendaraan tersebut.

"Sesuai Inpres No. 7/ 2022. (Untuk jenis atau merk kendaraan) Pada Diktum Keempat Inpres diatur bahwa pengadaan kendaraan mengacu pada ketentuan peraturan perundang undangan mengenai pengadaan barang dan jasa," ucapnya.

Adapun, ditambahkannya, rincian dari Rp1,8 miliar ini diantaranya, Rp1,7 miliar untuk dua unit mobil dan lima unit sepeda motor senilai Rp137,5 juta. "Jumlah anggaran lebih kurang Rp1,88 miliar," tukasnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com