Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Bersepeda ke Kantor

Antara, Senin, 23 Mei 2011 | 08:14 WIB


Bersepeda semakin digandrungi oleh masyarakat perkotaan akhir-akhir ini. Fenomena ini muncul berawal ketika Pemprov DKI menggelar Car Free Day di beberapa jalan protokol Ibu Kota. Gayung bersambut, gairah masyarakat terhadap Car Free Day ternyata cukup tinggi.

Banyak masyarakat memanfaatkan momen itu untuk berolahraga sepeda bersama keluarga maupun teman menyusuri jalan protokol yang biasanya penuh sesak oleh kendaraan bermotor. Para pengusaha sepeda pun banyak bermunculan merespons peluang pasar. Sepeda yang berharga mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta per unit ramai dibeli masyarakat.

Tren olahraga bersepeda ini dapat berdampak positif. Masyarakat Indonesia sepertinya mulai sadar dengan polusi udara tiap hari semakin menjadi-jadi. Sebagai wujud kepedulian, masyarakat di perkotaan, seperti Jakarta sekarang ini, telah menjadikan olahraga bersepeda sebagai gaya hidup. Warga Jakarta yang gemar gowes, kini boleh berbahagia.

Pasalnya, mulai hari ini, Jakarta sudah mempunyai lajur yang disediakan khusus untuk pengguna sepeda. Pembangunan jalur sepeda sepanjang 1,4 km dari Taman Ayodia hingga Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), disambut baik masrarakat.

Ke depan, jalur sepeda ini perlu terus dikembangkan ke jalan-jalan raya di pusat perkantoran. Apabila jalur sepeda menjangkau hingga pusat-pusat perkantoran, masyarakat akan semakin termotivasi untuk menggunakan sepeda. Mereka yang tadinya menggunakan mobil pribadi atau angkutan umum akan berlalih ke sepeda bila jalur khusus sepeda itu sudah dibangun.

Oleh karena itu, perlu ada undang-undang lalu lintas yang mengatur soal penggunaan jalur sepeda sebagai upaya proteksi. Para pengguna sepeda ini perlu diberi apresiasi karena mereka telah menggunakan transportasi ramah lingkungan.

Apabila jumlah masyarakat yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasinya terus meningkat, pengurangan tingkat polusi bisa luar biasa. Ingat, jumlah terbesar penyumbang polusi di ibu kota Jakarta adalah kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Donny Kurniawan
Pulomas
Jakarta Pusat

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA