Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah CEO perusahaan besar di Amerika Serikat.

Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah CEO perusahaan besar di Amerika Serikat.

Bertemu Pemimpin Perusahaan AS, Jokowi Harapkan Kerja Sama Konkret

Jumat, 13 Mei 2022 | 07:57 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

WASHINGTON, Investor.id –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta sejumlah pemimpin negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) menggelar pertemuan dengan para pemimpin perusahaan setingkat Chief Executive Officer (CEO) Amerika Serikat (AS) digelar di Intercontinental the Willard Hotel, Washington DC, AS, Kamis (12/5/2022).

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi menyampaikan, harapan Indonesia untuk menjalin kerja sama konkret. Indonesia sebagai Presiden G20 menginginkanG20 dapat bekerja sebagai katalisator pemulihan ekonomi global, terutama bagi kemajuan negara-negara berkembang. Presiden juga mengharapkan kerja sama konkret yang menguntungkan dengan ASEAN, khususnya Indonesia.

Baca juga: Bertemu Kongres AS, Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Stabilitas Kawasan

“Semua ini membutuhkan kemitraan yang erat antara pemerintah dengan komunitas bisnis. Saya berharap para CEO perusahaan besar Amerika dapat membangun kerja sama konkret di G20, dan kerja sama dengan ASEAN, khususnya dengan Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menekankan potensi kekuatan Indonesia dalam penyediaan bahan baku industri, penyediaan energi hijau, dan ekonomi digital. “Sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar di dunia, Indonesia berkembang pesat dalam industri besi dan baja. Saat ini Indonesia menjadi negara penghasil besi baja stainless terbesar nomor dua di dunia,” katanya.

Dia mengatakan, Indonesia adalah negara kaya komoditas tambang seperti tembaga dan bauksit untuk aluminium, yang akan menjadi tulang punggung industri energi baru dan terbarukan, termasuk baterai lithium dan mobil listrik.

Selain itu, Indonesia juga sangat kaya dengan potensi energi hijau. Pembangkit listrik tenaga hidro, surya, dan geothermal sangat berlimpah.

“Kami memastikan bahwa produksi barang penting akan dihasilkan dari pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Kami mengundang pelaku bisnis Amerika untuk investasi di Indonesia,” jelas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menambahkan, Indonesia serius dalam pengembangan ekonomi digital yang adil dan bermanfaat bagi semua. Saat ini, Indonesia memiliki 2.346 start-up, terbanyak kelima di dunia. “Saya sangat mengharapkan kontribusi pebisnis Amerika dalam pengembangan infrastruktur digital, memfasilitasi digital capacity-building, serta mendukung kami masuk global value chain melalui digitalisasi,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Ajak AS Ciptakan Perdamaian dan Stabilitas di Indo-Pasifik

Tampak hadir Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo, US-ASEAN Business Council Ted Osius, Utusan Khusus untuk Perubahan Iklim John Kerry dan sejumlah pimpinan perusahaan AS antara lain Google, Chevron, Boeing, Qualcomm, ConocoPhillips, Marriott International, dan lainnya.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Perkasa Roeslani.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN