Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

BKKBN: 2011, Penduduk Indonesia Bisa Capai 241

Antara, Rabu, 20 Juli 2011 | 12:21 WIB

PACITAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengungkapkan penduduk Indonesia pada 2011 bisa mencapai 241 juta jiwa padahal target pemerintah untuk 2013 hanya 243 juta jiwa.

"Karena itu kita harus bekerja keras," kata Sekretaris Utama BKKBN Soedibyo Ali Moeso Soedibyo di Pacitan, Rabu ketika bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat meresmikan bakti sosial Angkatan Udara.

Soedibyo mengatakan, pertumbuhan penduduk Indonesia setiap tahun diperkirakan mencapai 4,9%, karena itu BKKBN berpendapat untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi itu semua pihak harus bekerja keras.

Sekretaris utama BKKBN menyebutkan salah satu hambatan dalam proses pengendalian jumlah penduduk adalah pelaksanaan otonomi daerah sejak reformasi 1998 serta terbatasnya dana.

Sekalipun demikian BKKBN akan melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan pertambahan jumlah penduduk.

Ia menyebutkan pula ada beberapa daerah Tingkat II di tanah air yang tidak mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) karena kegiatan keluarga berencana di daerah tidak berhasil.

Sementara itu KSAU Marsekal TNI Imam Sufaat mengatakan, bakti sosial Angkatan Udara ini dilakukan untuk memperingati hari bakti Angkatan Udara yang ke-64 yang jatuh pada 29 Juli 2011.

Imam Sufaat menyebutkan 64 tahun lalu sebuah pesawat Dakota ditembak Belanda pada 29 Juli saat membawa obat-obatan dari luar negeri yang dibawa Abdurrahman Saleh.

Bakti sosial yang berlangsung 20-21 Juli ini sangat diminati warga Pacitan, sehingga tidak kurang dari 4.000 orang telah mendaftarkan diri mengikuti pelayanan KB, operasi katarak, hingga pemeriksaan mata.

Kepala Dinas Kesehatan TNI-AU Marsekal Pertama dr Mulyono menyebutkan jika peminat bakti sosial terus meningkat maka pelayanan akan berlangsung hingga Jumat (22/7). (gor/ant)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA