Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

BKKBN Bagi Kondom Gratis di 7 Provinsi

Antara, Senin, 5 Desember 2011 | 16:31 WIB

JAKARTA- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) masih akan menyediakan alat kontrasepsi gratis (kondom) di tujuh provinsi di Indonesia pada tahun 2012 yakni Papua, Papua Barat Aceh, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

"Tahun 2012 pembagian alat kontrasepsi gratis masih akan berlangsung di tujuh provinsi tersebut," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Sugiri Syarief usai acara Rapat Kerja Nasional Koalisi Kependudukan di Jakarta, Senin.

Sugiri menjelaskan, penyediaan alat kontrasepsi gratis sudah diberlakukan sejak tahun 2006 lalu di enam provinsi yakni Papua, Papua Barat Aceh, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur. "Sementara pada tahun 2009 ditambah satu provinsi lagi yakni Nusa Tenggara Barat," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Utama BKKBN Sudibyo Alimoeso menambahkan, pemberian alat kontrasepsi gratis sangat berdampak positif dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk di berbagai wilayah prioritas tersebut.

Dia menjelaskan pada saat ini jumlah penduduk Indonesia sekitar 240 juta jiwa lebih dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,49%. "Jumlah terus akan terus membengkak jika tidak dilakukan berbagai upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk," katanya.

Berbagai upaya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk menurutnya adalah revitalisasi program keluarga berencana, grand design kependudukan, melakukan advokasi kepada masyarakat terkait penundaan usia menikah, bekerjasama dengan sejumlah instansi terkait dan lain sebagainya. (gor/ant)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA