Menu
Sign in
@ Contact
Search
Sejumlah rumah rusak pascakejadian gempa bumi dengan magnitude (M)5,6 di Cianjur Jawa Barat yang berpusat di darat 10 km barat daya hingga menelan dua korban meninggal dunia. (dok BNPB).

Sejumlah rumah rusak pascakejadian gempa bumi dengan magnitude (M)5,6 di Cianjur Jawa Barat yang berpusat di darat 10 km barat daya hingga menelan dua korban meninggal dunia. (dok BNPB).

BMKG: Tren Gempa Susulan di Cianjur Melemah

Selasa, 22 Nov 2022 | 09:35 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa tren magnitudo gempa susulan di Kabupaten Cianjur cenderung melemah.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa hingga Selasa, 22 November 2022 pukul 4.00 WIB menunjukkan tren magnitudo gempa susulan yang cenderung melemah," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Ia menambahkan, gempa susulan dari gempa utama magnitudo 5,6 Cianjur, Jawa Barat pada Senin (12/11/2022) kemarin juga menunjukkan tren frekuensi aktivitas gempa susulan yang semakin jarang.

"Aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Cianjur-Sukabumi sudah meluruh," katanya.

Advertisement

Baca juga: Gempa Cianjur, Ini Kondisi Infrastruktur Telekomunikasi

Daryono mengemukakan, gempa yang terjadi di Cianjur masuk dalam kategori gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake).

Ia mengatakan, karakteristik gempa kerak dangkal itu memiliki gempa susulan yang cukup banyak karena berada di batuan yang relatif rapuh.

"Hingga pukul 7.30 BMKG mencatat 122 kali gempa susulan akibat gempa M5,6 Cianjur, Jawa Barat," tuturnya.

Baca juga: Update Gempa Cianjur: 46 Orang Meninggal, 700 Luka-luka

Sementara itu, Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto mengatakan target masa tanggap darurat berlangsung selama satu minggu dan berharap proses pencarian dan evakuasi sudah selesai.

Ia meminta kementerian dan lembaga dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk mempercepat penanganan darurat.

"Gempa sudah terjadi, tidak ada satu kekuatan yang bisa menghindari kapan terjadinya bencana, yang pasti setelah terjadi bencana bagaimana upaya-upaya kita secara sinergi, soliditas dan sungguh-sungguh agar penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Baca juga: Penampakan Jalan Raya Cipanas-Cianjur di Cugenang Tertutup Longsor Akibat Gempa

Ia menambahkan, pihaknya juga telah mengerahkan personel dan logistik ke lokasi bencana.

"Kami juga menyiagakan satu unit helikopter untuk distribusi bantuan," ujar Suharyanto.

Ia menambahkan, rumah warga yang alami kerusakan berat, sedang maupun ringan akan diberikan bantuan dari pemerintah.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com