Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bupati Bogor Ade Yasin.

Bupati Bogor Ade Yasin.

Bogor Perketat PPKM Mikro Selama Ramadan

Rabu, 14 April 2021 | 10:06 WIB
Vento Saudale

BOGOR, investor.id  - Bupati Bogor Ade Yasin menegaskan, pihaknya memperketat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro saat Ramadan tahun ini.

Hal itu dilakukan sebagai upaya penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Kebijakan tersebut diputuskan melalui rapat koordinasi kebijakan penanganan wabah Covid-19 di sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

Ade mengatakan, rapat koordinasi dilakukan dalam rangka persiapan jelang Ramadan 1442 H dan membahas kaitan adanya perubahan surat edaran yang mengatur tentang salat tarawih dan beberapa pembatasan kegiatan masyarakat saat Ramadan.

Dia menuturkan, pembatasan kegiatan di masjid dan musala hanya dapat dilakukan salat fardhu dan tarawih, untuk sunnah i'tikaf belum diperbolehkan.

Kemudian, buka puasa bersama di kantor atau perusahan boleh dilakukan dengan jumlah 50% dari kapasitas ruangan.

Jam operasional restoran dibuka pada pukul 14.00-21.00 WIB, untuk sahur dari pukul 02.00-04.30 WIB. Tempat hiburan seperti rumah bernyanyi, spa, panti pijat ditutup selama Ramadan, sementara kegiatan fitness masih diperbolehkan sesuai jam buka.

“Dalam kaitan salat tarawih berjamaah itu boleh dilakukan seperti biasa selama menerapkan protokol kesehatan jarak satu meter antar jamaah, dan harus dilaksanakan penyemprotan disinfektan,” kata Ade, Rabu (14/4/2021).

Dia menambahkan, berkaitan dengan pelaksanaan salat Idulfitri itu salat dapat dilaksanakan terbatas di tiap RT dan RW saja. Tidak boleh dilaksanakan di lapangan besar karena masih dalam kondisi pandemi Covid—19 dan vaksinasi belum menyeluruh dilakukan di Kabupaten Bogor.

“Kita harus menjaga protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan dilaksanakan sesuai aturan PPKM berbasis mikro. Jadi untuk pelaksanaan salat Idulfitri dilaksanakan di masing-masing wilayah dengan tidak mendatangkan warga dari luar wilayah tersebut, dan diawasi langsung oleh satgas dari masing-masing Kecamatan,” tambahnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN