Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas mempersiapkan tabung gas oksigen yang telah disi ulang untuk keperluan medis, di salah satu pabrik pengisian oksigen dikawasan Cakung, Jakarta Timur,    Foto ilustrasi : BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Petugas mempersiapkan tabung gas oksigen yang telah disi ulang untuk keperluan medis, di salah satu pabrik pengisian oksigen dikawasan Cakung, Jakarta Timur, Foto ilustrasi : BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen Gratis di Setiap Kecamatan

Jumat, 30 Juli 2021 | 06:53 WIB
Vento Saudale

BOGOR, investor.id  - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyediakan isi ulang oksigen medis di setiap kecamatan. Diharapkan ketersedian oksigen medis mengantisipasi kebutuhan mendesak warga yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman).

Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, terdapat 5 unit tabung berukuran 6 meter kubik yang tersedia di setiap kecamatan dan bisa dikonversi menjadi 20 tabung kecil untuk warga yang membutuhkan.

“Jadi, di setiap kecamatan disiapkan 5 tabung oksigen berukuran 6 meter kubik setiap harinya. Warga bisa mengisi tabung-tabung kecil miliknya secara gratis selama persediaan masih ada,” terang Bima, Kamis (29/7/2021).

Kata Bima, bagi warga Kota Bogor yang sangat membutuhkan oksigen untuk keluarganya yang sedang mengikuti isoman, silakan menghubungi Kantor Kecamatan. Ia memastikan, di setiap Kantor Kecamatan tersedia tabung oksigen besar yang bisa dikonversi menjadi tabung kecil.

 “Jadi masih harus diantisipasi kebutuhan warga yang sedang isoman. Kita ingin menekan semaksimal mungkin angka kematian warga yang Isoman. Jangan sampai warga meninggal karena tidak dapat oksigen,” ungkap Bima.

Kebutuhan oksigen, kata Bima, masih tinggi. Namun, dibandingkan dengan minggu lalu sudah lebih terkendali karena ada pasokan dari berbagai sumber dan diupayakan distribusi bisa dilakukan setiap hari.

“Memang masih sangat terbatas. Insyaallah ditambah secara bertahap. Mudah-mudahan bisa membantu warga yang kondisinya darurat supaya yang isoman ini tetap kita pastikan dimonitor kesehatan dan terus membaik.  Ini gratis selama persediaan masih ada, diupayakan distribusi bisa setiap hari,” jelasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN