Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito (tengah) dalam konferensi pers hari ini, Jumat, 30 April 2021.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito (tengah) dalam konferensi pers hari ini, Jumat, 30 April 2021.

BPOM Pastikan Vaksin Sinopharm Aman

Jumat, 30 April 2021 | 19:25 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id  - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menyatakan vaksin Sinopharm buatan produsen berbasis di Beijing, Tiongkok, memiliki tingkat keamanan yang bisa ditoleransi dengan baik. Penny menyebut sejumlah efek samping yang muncul dari vaksin Sinopharm bersifat ringan dan jumlahnya sangat kecil.

“Kejadian efek samping lokal yang paling sering dilaporkan adalah tidak severe (parah). Kategori sakit seperti swelling (bengkak), rasa sakit, kemerahan, itu termasuk kategori ringan dan hanya sekitar 0,01%,” kata Penny dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (30/4/2021).

Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-10 di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 11.50 WIB. Sumber: BSTV
Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-10 di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 11.50 WIB. Sumber: BSTV

Penny menyebut efek samping lokal yang berat terjadi sangat jarang bahkan kecil sekali dengan frekuensi kejadian 0,01%, sedangkan efek ringan bisa segera pulih kembali. Untuk efek sistemik dilaporkan adalah sakit kepala (12%), diare (3%), serta nyeri otot, batuk, dan lainnya.

Penny mengatakan BPOM juga melakukan evaluasi menyeluruh dari dokumen mutu dan disampaikan secara lengkap, mulai dari kontrol mutu bahan awal, proses pembuatan antigen, produksi vaksin, metode pengujian, formula, dan bahan tambahan stabilitas antigen.

“Hasil secara umum memenuhi syarat mutu untuk vaksin ini dapat digunakan dengan kualitas baik,” kata Penny.

Hasil evaluasi BPOM menyatakan bahwa vaksin Sinopharm produksi Beijing Bio Institut Biological Product itu memiliki tingkat efikasi sampai 78% berdasarkan studi klinik fase 3 di Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain dengan 42.000 subjek.

BPOM menerbitkan EUA untuk vaksin Sinopharm pada Kamis (29/4/2021) dengan nomor EUA 2159000143A2. Vaksin Sinopharm dikemas 1 vial berisi 0,5 ml dosis. Indikasi yang disetujui untuk membantu antibodi memberi kekebalan melawan virus SARS-CoV-2 adalah pemberian 2 dosis dengan durasi 21-28 hari untuk warga berusia 18 tahun ke atas.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN