Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sebuah botol vaksin Covid-19 dari Pfizer dan BioNTech,  . Foto: Jacquelyn Martin / POOL / AFP

Sebuah botol vaksin Covid-19 dari Pfizer dan BioNTech, . Foto: Jacquelyn Martin / POOL / AFP

BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Pfizer untuk Usia 12 Tahun ke Atas

Kamis, 15 Juli 2021 | 23:00 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id  - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menambah jajaran vaksin yang dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dari Covid-19 khususnya menghadapi varian baru. BPOM telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Comirnaty produksi Pfizer-BioNTech yang bisa dipakai orang usia 12 tahun ke atas.

“Menambah dari jenis vaksin Covid-19 yang ada saat ini, BPOM pada Rabu,14 Juli 2021, telah menerbitkan EUA untuk satu jenis vaksin Covid-19 yang dikembangkan dengan platform mRNA, yaitu vaksin Comirnaty yang diproduksi oleh Pfizer and BioNTech,” kata Kepala BPOM, Penny K Lukito, dalam konferensi pers secara daring, Kamis (15/7/2021).

Penny K Lukito. Sumber: BSTV
Penny K Lukito. Sumber: BSTV

Penny mengatakan vaksin Comirnaty adalah vaksin dari platform mRNA. Menurutnya, pemberian EUA dilakukan setelah pengkajian BPOM bersama Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19 dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) terkait keamanan dan efikasi dari vaksin buatan Pfizer tersebut. 

Penilaian terhadap data mutu vaksin ini juga telah dilakukan dengan mengacu pada pedoman evaluasi mutu vaksin yang berlaku secara Internasional dan hasilnya telah memenuhi standar persyaratan mutu vaksin.

“Vaksin ini digunakan dengan indikasi pencegahan Covid-19 yang disebabkan SARS-CoV-2 untuk orang berusia 12 tahun ke atas. Diberikan secara injeksi intramuscular, dosis 0,3 mL dengan 2 kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 (tiga) minggu,” kata kepala BPOM.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah mencapai kesepakatan kerja sama dengan PT Pfizer Indonesia dan BioNTech SE untuk menyediakan 50 juta dosis vaksin Pfizer yang dinamakan BNT 162b2 sepanjang 2021. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan PT Pfizer Indonesia dan BioNTech SE menyediakan 50 juta dosis setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat (EUA).

“Penggunaan vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hanya dapat dilakukan setelah mendapat izin edar atau persetujuan penggunaan pada masa darurat dari BPOM,” kata Budi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN