Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Budiman Sudjatmiko: Reshuffle Harus Bermanfaat bagi Rakyat

Kamis, 30 Juli 2015 | 21:25 WIB
ah

JAKARTA- Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDIP, Budiman Sudjatmiko berpendapat reshuffle Kabinet yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat ini harus bermanfaat bagi rakyat kecil dan dilihat sebagai sebuah evaluasi, saat Kabinet tidak mampu menggerakkan sektor ekonomi.

"Sebab, perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini menjadi tremor politik dimana pusaran utamanya ada pada masalah ekonomi," kata Budiman, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara, di Jakarta, Kamis, menanggapi isu Reshuffle Kabinet yang tengah berkembang di masyarakat saat ini.

Menurut dia, saat ini ekonomi tidak berlangsung menyentuh, tidak ada pergerakan yang berarti dalam perekonomian Indonesia. Setidaknya di jam-jam pertama Pemerintahan Jokowi, ada lebih 40 juta tenaga kerja aktif di desa-desa sudah siap berdiri untuk menerima perintah dari Presiden membangun infrastruktur desa, membangun koperasi-koperasi desa dan badan-badan usaha milik desa, tapi semuanya belum merembes ke bawah.

 

Hal itu, kata Budiman, lantaran orientasi pertumbuhan ekonomi saat ini masih eksklusif dan belum inklusif atau mengerakkan tenaga-tenaga produktif di akar rumput, khususnya wilayah perdesaan.

"Padahal dalam konsepsi Nawa Cita pembangunan desa mendapatkan perhatian lebih, pembangunan desa menjadi salah satu lokomotif perekonomian rakyat," lanjut Budiman Sudjatmiko.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah dan seluruh lapisan harus terbiasa dengan ekonomi yang menyentuh langsung ke rakyat banyak dan juga jelas audit-nya, kemana larinya dan juga bagaimana pertumbuhannya.

"Sehingga reshuffle bisa mendorong pembangunan Badan-Badan Usaha Desa, mendorong Bumdes sebagai akar modal di tengah massa-rakyat," imbuhnya.

Ia menilai banyak hal yang bisa dibangun di desa dengan pola-pola pembangunan kreatif, seperti menciptakan ’Sentra Marketing Desa’, menciptakan ’Badan Pelindung Harga-Harga Produk Desa’, dan Menciptakan ’Sistem Manajemen Informasi Desa’, sehingga desa yang tinggi tingkat informasinya bisa memimiliki akses modal yang kuat, akses pasar, akses pendidikan, akses kesehatan dan akses wawasan bagi masyarakat desa.

"Jika Pemerintah Jokowi melakukan ini, maka akan mewariskan perekonomian Indonesia yang tumbuh ke atas dan berakar kuat di bawah. Ini satu-satunya cara untuk menahan terpaan tiap kali ada gejolak ekonomi dunia," tandas Budiman. (*/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN