Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Cegah Penyebaran Covid-19, Jakarta Bermasker Diluncurkan

Rabu, 3 Februari 2021 | 14:07 WIB
Bayu Marhaenjati

JAKARTA, investor.id - Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program Jakarta Bermasker guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam kegiatan itu mengingatkan pentingnya penggunaan masker untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

"Diharapkan dengan mengingatkan kembali bagaimana menggunakan masker yang benar, angka kasus aktif setiap harinya bisa dikurangi. Ini ikhtiar yang terus kita lakukan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Mudah-mudahan menghasilkan manfaat buat kesehatan masyarakat," ujar Fadil, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/2/2021).

Sementara itu, Anies Baswedan mengatakan, penggunaan masker harus terus dikampanyekan dan diingatkan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Karena itulah gerakan Jakarta Bermasker ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk mengingatkan terus menerus pentingnya penggunaan masker. Kita semua berkeinginan agar wabah ini reda, wabah ini selesai. Untuk ke sana kita harus memotong mata rantai penularan, dan saat ini alat paling efektif untuk memotong mata rantai itu adalah dengan melaksanakan 3M, yang dalamnya ada unsur memakai masker," ungkapnya.

Anies menuturkan, kampanye penggunaan masker harus terus digaungkan agar warga se-Jadetabek lebih konsisten, dan bisa memutus mata rantai penularan.

"Menggunakan makser itu memang tidak nyaman, lebih nyaman memang kita berkegiatan seperti dulu tanpa masker. Tetapi setidaknyamannya menggunakan makser masih jauh lebih tidak nyaman bila terpapar Covid," katanya.

Menurut Anies, penggunaan masker selain untuk melindungi diri, juga bagian menghormati orang di sekeliling.

"Jadi gunakan masker ini sebagai cara kita menghormati, menghargai, melindungi dari siapapun berada di sekitar kita. Bila semuanya melalukan itu, maka insya Allah kita akan bisa sama-sama mempecepat proses peredaan wabah yang sedang kita hadapi ini," jelasnya.

Anies menyampaikan, terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya yang mendorong program Jakarta Bermasker. "Insya Allah kita sama-sama dorong, sama-sama dukung, sehingga Jakarta bisa segera terbebas dari wabah Covid-19," ucapnya.

Dudung Abdurahman menambahkan, program Jakarta Bermasker merupakan tindak lanjut dari sejumlah program yang telah dilaksanakan Kodam Jaya, Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi wabah Covid-19.

"Tapi yang lebih penting adalah justru kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker ini. Karena tidak serta merta aparat penegak hukum, TNI maupun pemerintah daerah kita tegakan di lapangan kalau masyarakat tidak ada kesadaran untuk menggunakan masker. Karena menggunakan masker ini adalah sebagai kunci utama yang sangat mendasar bagi kita semua untuk menekan peningkatan dari Covid 19," tandasnya.

Diketahui, dalam program Jakarta Bermasker, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI bakal membagikan 100.000 masker setiap hari, termasuk memberikan sosialisasi memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) serta penegakan penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN