Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Cegah Penyebaran Virus Covid-19 Varian Baru dengan Disiplin Prokes

Senin, 10 Mei 2021 | 21:29 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id   – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan cara jitu mencegah penyebaran virus Covid-19 varian baru adalah disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes).

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak. Penerapan protokol kesehatan tersebut merupakan cara yang paling baik untuk mencegah penularan virus Covid-19, khususnya terhadap beberapa varian baru yang telah masuk ke Indonesia.

"Itu (protokol kesehatan) adalah cara yang paling baik untuk bisa mencegah penularan dari virus mutasi baru ini. Sekali lagi, penerapan protokol kesehatan 3M secara disiplin, juga penerapan protokol PPKM berskala mikro secara disiplin adalah cara yang paling ampuh untuk mengontrol penularan ini,” kata Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan keterangan di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/5/2021).

Dalam keterangan pers bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tersebut, Menkes menyampaikan bahwa tiga varian baru korona yang masuk kategori variant of concern dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang telah masuk ke Indonesia yakni varian London (B.1.1.7), Afrika Selatan (B.1.351), dan India (B.1.617).

Diketahui bahwa penyebaran varian baru tersebut berasal dari Arab Saudi, Afrika, India, dan Malaysia.

"Penyebaran agak terkonsentrasi cukup besar di daerah Sumatera Selatan dan daerah Kalimantan. Jadi memang penyebarannya relatif cukup banyak di daerah Sumatera dan Kalimantan," Budi Gunadi Sadikin.

Untuk mengantisipasi agar ketiga varian baru tersebut tidak menyebar lebih luas, pihak Kementerian Kesehatan akan melakukan genome sequencing secara lebih intens di sejumlah daerah-daerah yang terpantau telah terdeteksi adanya varian baru tersebut.

"Kementerian Kesehatan akan melakukan genome sequencing secara lebih rapat di daerah-daerah yang sudah kita lihat ada mutasi baru untuk bisa dengan segera memonitor pola penyebarannya sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah isolasi atau langkah-langkah karantina yang tepat agar virus mutasi baru ini tidak cepat menyebar ke daerah-daerah lain,” jelas Budi Gunadi Sadikin.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN