Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cegah TORCH pada Kehamilan

Sabtu, 24 Mei 2014 | 09:25 WIB
Oleh Indah Handayani

Infeksi toksoplasma, others, rubella, cytomegalovirus (CMV), dan herpes simplex atau disingkat TORCH merupakan kelompok infeksi yang dapat terjadi pada saat kehamilan. Kelompok infeksi tersebut dapat mengganggu kehamilan, membahayakan janin, bahkan menyebabkan kecacatan pada bayi saat lahir. Bahayanya lagi, TORCH tidak menunjukkan gejala spesifik.

Dokter spesialis kandungan Siloam Hospitals Simatupang dr Irman Christiono SpOG menjelaskan, TORCH disebabkan oleh kumpulan penyakit yang disebabkan virus dan parasit yang ditularkan oleh ibu pada bayi dalam kandungannya. Pada beberapa kasus, ada kemungkinan ibu hamil tidak hanya terserang satu penyakit tersebut tapi juga bersamasama. Hal tersebut mengingat sumber penularannya tergolong sama. Terlebih tidak ada gejala spesifik jika ibu hamil terinfeksi kumpulan penyakit tersebut. Sebab, gejalanya mirip seperti orang sakit flu, seperti sakit kepala, radang tenggorokan, dan pilek.

“Hal tersebut sering kali menjadi gejala yang diabaikan,” ungkap dr Irman di sela seminar umum di Mal Kemang Village, Jakarta, akhir pekan lalu.

Untuk itu, lanjut dr Irman, diperlukan pemeriksaan awal atau screening melalui pemeriksaan laboratorium pada trimester pertama kehamilan. Dengan screening tersebut, TORCH bisa dideteksi lebih dini untuk menentukan jenis terapi pengobatan yang diberikan kepada penderita. Hal tersebut mengingat toksoplasma dapat diobati sehingga menurunkan risiko transmisi dari ibu ke janin. Sebab, jika terlambat diobati akan membuat kecacatan pada janin. Bahkan risikonya bisa terjadi kematian pada sang anak ketika lahir nanti.


Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id

Editor : Juang N Hutagalung (juang.natigor@investor.co.id)

BAGIKAN