Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cermati AKRA, ASII, BBCA, BBRI, BMRI, SMRA, CTRA, ADRO, KDSI, PTPP, UNVR

Jumat, 27 April 2018 | 08:21 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Reliance Sekuritas memperkirakan Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini bergerak mencoba menguat bertahan diatas level 5.900 dengan rentang 5.880-6.000. Saham-saham yang dapat dicermati diantaranya AKRA, ASII, BBCA, BBRI, BMRI, SMRA, CTRA, ADRO, KDSI, PTPP, UNVR.

 

Secara teknikal IHSG terlihat tertahan pada level 5.900 yang merupakan level target support koreksi FR 161.8% sehingga indikasi rebound cukup kuat dipergerakan selanjutnya.

 

Indikator Stochastic mencapai area oversold dengan indikasi golden-cross dengan momentum reversal dari indikator RSI. IHSG (-2.81%) ditutup melemah signifikan 170.65 poin terdalam ditahun ini dilevel 5909.20 dengan sektor pertambangan (-3.46%) dan Keuangan (-3.19%) memimpin pelemahan.

 

BI yang mengambil sikap konservatif pada suku bunga sejak bulan lalu pasca naiknya Fed rate membuahkan capital outflow yang terus menerus terasa hingga saat ini ytd sebesar Rp 32,96 triliun.

 

Investor asing pun tercatat net sell cukup besar pada ekuitas diperdagangan hari ini sebesar Rp 1,31 triliun dengan saham BMRI, BBRI, BBCA dan ASII menjadi top net sell value.

 

Sedangkan Erdikha Elit Sekuritas memrediksi Indeks akan bergerak konsolidasi dengan range pergerakan indeks 5.879-5.967. Bill William nampak menunjukan fase deselerasi dengan momentum yang berbalik ke areal negatif.

 

Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah disertai dengan volume distribusi yang signifikan membentuk pola candle bearish continuation, Indeks terkonfirmasi kembali melanjutkan trend pelemahan jangka menengahnya, Stochastic mengarah pada bearish momentum memasuki areal oversold. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN