Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cermati BKSL, BWPT, EXCL, LPKR, BRMS, MBSS, PTRO, TINS, dan ACES

Kamis, 4 Januari 2018 | 07:37 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Reliance Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini bergerak cenderung mencoba bertahan pada level 6.250 dengan tekanan indikator yang negatif pada range pergerakan 6.200-6.307.

 

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BKSL, BWPT, EXCL, LPKR, BRMS, MBSS, PTRO, TINS, ACES.

 

Secara teknikal IHSG kembali terkoreksi wajar setelah mengalami penguatan signifikan diakhir tahun. Pergerakan melemah seakan tertahan pada Fibonacci Ratio 38.2% di level 6.250an dimana jika level support pertama ini terpatahkan peluang pelemahan mendalam hingga 6140.

 

Indikator Stochastic mengkonfirmasi pergerakan koreksi dengan tertekannya pasca dead-cross pada level overbought diiringi dengan momentum bearish pada indikator RSI. IHSG (-1.38%) terkoreksi hebat di saat mayoritas indeks saham di Asia ditutup menguat.

 

IHSG turun 87.76 poin kelevel 6251.48 seakan terkoreksi wajar pasca penguatan signfikan diakhir tahun. Indeks Konsumer (-2.51%) dan Infrastruktur (-1.89%) memimpin pelemahan dengan saham INAF (-16.6%), HMSP (-3.79%), UNVR (-3.36%) dan TLKM (-4.08%) ditutup melemah cukup signifikan. Namun investor Asing tercatat net buy Rp 71,81 triliun.

 

Sedang OSO Sekuritas memperkirakan IHSG melanjutkan pelemahan di kisaran 6.180-6.277. Adapun saham yang memiliki potensi kenaikan ditengah pelemahan IHSG yaitu : ACES, BKSL, CPIN, EXCL, JPFA, INDF, JSMR, PTRO, SMCB dan TINS. IHSG ditutup anjlok sebesar 1.4% ke level 6,251.

 

IHSG sudah terbentuk swing high indikasi sinyal sell. Stochastic, RSI bergerak bearish dan MACD histogram bergerak ke arah negatif serta volume turun.

 

Pada perdagangan hari Rabu (03/01), IHSG ditutup koreksi -1.38% ke level 6,251.48. Seluruh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor barang konsumsi dan manufaktur memimpin penurunan masing-masing sebesar 2.51% dan 2.11%.

 

Saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya : TLKM, BBNI, UNTR, UNVR , dan HMSP. Pada perdagangan hari kedua di tahun 2018, IHSG tertekan dikarenakan aksi ambil untung lanjutan dari para pelaku pasar serta mengantisipasi lonjakan anggaran subsidi energy tahun 2018.

 

Pelaku pasar khawatir anggaran tersebut akan meleset dari target awal pemerintah, terkait kenaikan dari komoditas Oil seiring penurunan pasokan global. Selain itu, adanya kenaikan pada harga Oil juga berpotensi meningkatkan resiko inflasi yang lebih tinggi ditahun ini. (ely)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN