Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cermati EXCL, INDY, PTBA, RALS, dan SMRA

Jumat, 31 Agustus 2018 | 08:37 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Reliance Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak terkonsolidasi dalam kisaran 5.978-6.065 sepanjang perdagangan saham hari ini.

Ekspektasi pergerakan tersebut didukung hasil analisa teknikal, yaitu IHSG tengah rkonsolidasi dengan membentuk pola bearish engulfing setelah terlihat pulled back upper bands dan MA200 yang mengindikasikan adanya koreksi dalam jangka pendek.

Indikator stochastic menunjukkan bahwa indeks membentuk pola dead-cross pada area overbought dengan momentum RSI mulai bergerak menjenuh. Pergerakan indeks juga bakal dipengaruhi rilis kenaikan data indeks harga import di German, walaupun di bawah ekspektasi.

Mengecewakannya data tingkat kepercayaan dan indeks sentimen ekonomi zona Eropa juga bisa berdampak terhadap indeks. Beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah EXCL, INDY, PTBA, RALS, dan SMRA.

Kemarin, IHSG ditutup turun 46,18 poin (-0,76%) menjadi 6.018,96. Pelemahan tersebut mengikuti koreksi sebagian besar indeks bursa saham Asia. Sedangkan saham sektor yang menjadi pemberat bursa kemarin adalah saham BBRI dan HMSP. Investor asing tercatat membukukan pembelian bersih saham hingga Rp 462,16 miliar.

Sedangkan Erdikha Elit Sekuritas memperkirakan IHSG lanjutkan pelemahan dalam kisaran pergerakn 5.980-6.118 sepanjang perdagangan saham akhir pekan ini.

Peluang pergerakan tersebut didasarkan pada sejumla faktor, yaitu indeks kemarin ditutup melemah membentuk pola candle bearish engulfing bergerak di areal level triple top level 6.118.

Indikator stochastik menunjukkan bahwa IHSG berada di areal overbought dengan ruang pelemahan yang melebar disertai indeks sedang memasuki fase deselerasi di hari kedua pada Bill William.

Investor disarankan untuk manfaatkan momentum penurunan ini untuk melakukan aksi profit taking dengan tetap ketat memasang stop loss level 5980. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN