Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cermati MYOR, LSIP, ELSA, TRAM, ANTM, dan SMRA

Rabu, 26 September 2018 | 09:33 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Reliance Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini masih akan bergerak pada zona negatif meskipun terbatas dengan rentan pergerakan 5.781-5.903. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya MYOR, LSIP, ELSA, TRAM, ANTM, SMRA.

Secara teknikal IHSG bergerak terpantul upper Bollinger bands setelah terkonfirmasi pola northern star pada perdagangan akhir pekan kemarin. Indikator stochastic terkonsolidasi negatif pada area dekat jenuh beli. Indikasi pergerakan secara teknikal masih cenderung bearish menguji penutupan gap up yang terbentuk pada pergerakan minggu lalu.

IHSG (-0.13%) kemarin ditutup melemah 7.92 poin kelevel 5.874,29 dengan sektor Industry Dasar (-1.58%) menjadi penekan pelemahan sedangkan sektor Pertambangan (+0.98%) memimpin penguatan mendorong IHSG mendekati zona hijau setelah Harga minyak yang menguat signifikan hingga diatas level US$72 per barrel. Investor asing tercatat net buy 19.53 Miliar rupiah.

Emiten produsen obat memperpanjang penguatan dengan saham INAF (+23.63%), KLBF (+2.33%) dan KAEF (+6.56%) setelah pemerintah menandatangai keputusan untuk menggunakan pendapatan cukai rokok untuk menyelamatkan asuransi kesehatan negara BPJS Kesehatan.

Sedangkan Artha Sekuritas memprediksi IHSG melemah didorong melemahnya nilai tukar rupiah dan antisipasi kenaikan suku bunga the Fed dan suku bunga Bank Indonesia. Pelemahan tersebut menyebabkan indeks akan berada pada kisaran support 5.828-5.851 dan resistance 5.896-5.918.

Candlestick membentuk doji setelah pelemahan yang cukup tajam kemarin mengindikasikan pelemahan mulai terbatas. IHSG kemarin ditutup melemah. IHSG ditutup pada level 5,874.29 (-0.14%).

Pelemahan didorong oleh sektor Basic Ind (-1.58%) dan Properti (-0.63%). Pelemahan diakibatkan kembali memanasnya perang dagang dan pelemahan nilai tukar rupiah menjelang kenaikan suku bunga the Fed. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN