Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pelanggar protokol kesehatan dihukum sosial. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Pelanggar protokol kesehatan dihukum sosial. Foto: SP/Joanito De Saojoao

CFD di Antasari Lancar, Pelanggar Dikenai Sanksi Pungut Sampah

Senin, 29 Juni 2020 | 04:50 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (car free day/CFD) di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari dan Jalan Cipete Raya berjalan kondusif dan lancar pada Minggu (28/6). Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Jakarta Timur memberi sanksi berupa kegiatan memungut sampah kepara para pelanggar protokol kesehatan saat pelaksanaan CFD di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (28/6).

"Kita kerahkan seluruh anggota, Satpol PP dan Dishub. Kalau tertangkap tidak pakai masker, langsung kitatindak," kata Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Pemkot Jaktim, Kusmanto, di Jakarta.

Petugas disebar ke berbagai penjuru kawasan mulai dari lokasi penyekatan di Simpang Velodrome hingga Simpang Jalan Raya Bekasi. Pada area CFD sepanjang 1,6 kilometer itu tampak ramai dengan aktivitas warga yang berolahraga lari, berjalan kaki, hingga bersepeda.

Pelanggar protokol kesehatan dihukum sosial. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Pelanggar protokol kesehatan dihukum sosial. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Petugas Satpol PP secara rutin mengumumkan protokol kesehatan menggunakan alat pengeras suara agar warga waspada terhadap penularan Covid-19.

Terhadap warga yang datang ke lokasi tanpa menggunakan masker, langsung dilarang oleh petugas di titik penyekatan. Sementara peserta yang kedapatan tanpa masker di area CFD diberikan saksi berupa memungut sampah dan menyapu jalanan.

"Rata-rata yang kena ini tidak bermasker. Komunitas olahraga kita larang berkerumun, sebab hanya boleh olahraga mandiri saja," kata Kusmanto.

Salah satu peserta CFD Tarsilah (41) mengaku tidak membawa masker karena beranggapan situasi COVID-19 di Jakarta telah aman.

Pelanggar protokol kesehatan dihukum sosial. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Pelanggar protokol kesehatan dihukum sosial. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Sementara itu, sebanyak 500 personel dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya disiagakan untuk menjaga Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di 32 lokasi di Jakarta pada Minggu (28/6).

"Mereka bergabung bersama petugas Dishub dan Satpol PP DKI di 32 titik berlangsung jam 06.00-09.00 WIB," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6).

Menurut Sambodo, jumlah tersebut telah disepakati bersama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada rapat koordinasi Jumat (26/6).

Sambodo mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker sebelum melakukan kegiatan olahraga di lokas HBKB. "Kalau tidak maka tidak boleh masuk area CFD," kata Sambodo.

Pihaknya akan menyiapkan masker jika ditemukan pengunjung yang lupa menggunakan masker sebagai bagian dari protokol kesehatan. "Nanti disiapkan masker oleh petugas (Kepolisian)," ujar Sambodo.

Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menyebar HBKB ke 32 titik usai mendapatkan hasil evaluasi penerapan protokol kesehatan masyarakat di HBKB perdana pada Minggu (21/6). (b1/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN