Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dewi Nur Aisyah, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19. Sumber: BSTV

Dewi Nur Aisyah, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19. Sumber: BSTV

Covid-19 Melonjak, Keterisian Tempat Tidur RS Capai 40,11%

Senin, 7 Juni 2021 | 20:25 WIB
Hendro D Situmorang

JAKARTA, investor.id  - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional mengalami kenaikan hingga 40,11%.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah melaporkan data per 6 Juni 2021 daerah yang keterpakaian tempat tidurnya di atas 50 % ada 7 provinsi.

"Di sini ada satu provinsi angka BOR yang mencapai 70%, pas sekali border line yaitu kepulauan Riau (Kepri), lalu 6 provinsi lain dengan angka BOR antara 50-70%, ini harus hati-hati," kata Dewi dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 secara virtual pada Senin (7/6/2021).

Berikut lima provinsi yang angka keterpakaian tempat tidurnya tertinggi, yakni Kepulauan Riau (70%), Kalimantan Barat (65,7%), Jawa Tengah (59,9%), Jambi (53,6%), Riau (52,8%), Jawa Barat (51%), dan Sumatera Barat (50,6%).

Dewi menambahkan, dalam 2 minggu terakhir kasus Covid-19 menunjukkan peningkatan. Hal ini diukur dari titik terendah pada 18 Mei 2021.

"Kita melihat dalam 14 hari terakhir trennya cenderung naik, dari titik terendah 87.514 pada 18 Mei 2021, kemudian naik 2 minggu konsisten. Kemudian turun dalam 3 hari, dan naik lagi dalam 4 hari terakhir. Naik 12,5 % dari titik kasus terendah," urainya.

Berdasarkan analisis Satgas sepekan terakhir periode 31 Mei-6 Juni, terjadi kenaikan kasus sebanyak 39.997. Kasus tertinggi disumbangkan Pulau Jawa 57,7 persen. Diungkapkan 5 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi yakni Jawa Barat naik 7.128 kasus, Jawa Tengah naik 6.027 kasus, DKI Jakarta naik 5.802 kasus, Riau naik 3.548 kasus dan Sumatera Barat naik 1.878 kasus. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN