Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Diundang Presiden, Jokowi dan Prabowo Pastikan Hadir

Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah, Minggu, 20 Juli 2014 | 10:34 WIB

JAKARTA – Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto memastikan hadir pada acara berbuka puasa bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/7).



Pada acara buka puasa bersama yang akan dimulai pukul 17.00 WIB itu, Presiden SBY akan duduk semeja dengan Jokowi dan Prabowo. Sedangkan Wapres Boediono duduk bersama Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Hatta Rajasa.


“Mensesneg Sudi Silalahi telah menkomunikasikannya dan semua yang diundang konfirmasi akan  hadir,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Sabtu (19/7) malam.



Julian mengatakan, selain mengundang kedua pasangan capres dan cawapres, akan hadir para pimpinan lembaga negara  serta Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Muhammad.


“Ketua KPU dan Ketua Bawaslu serta para menteri nonpartai terbatas akan hadir. Presiden SBY akan duduk semeja dengan kedua capres dan Pak Wapres Boediono dengan kedua calon cawapres,” ujar Julian.



Sebelumnya, dalam pertemuan dengan  Presiden SBY di kediaman pribadi Kepala Negara di Puri Indah Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, usai Pilpres  9 Juli lalu, kedua  pasangan, baik  Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK menyatakan kesediaannya  untuk mengajak para konstituennya masing-masing tetap tenang dan bersabar menanti pengumuman resmi hasil Pilpres 2014, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada Selasa (22/7).



“Saat itu, kedua pasangan menyatakan komitmen dan siap mengajak konstituen masing-masing untuk tenang dan bersabar sampai KPU mengumumkan secara resmi, agar tidak timbul gesekan di masyarakat. Presiden mengapresiasi komitmen tersebut,” kata Julian. (nov)

BAGIKAN