Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR meninjau lokasi bencana banjir di Kalimantan Selatan, Senin (18/1). Foto: PUPR

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR meninjau lokasi bencana banjir di Kalimantan Selatan, Senin (18/1). Foto: PUPR

DJKN: 15 Aset BMN Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:21 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA- Kanwil DJKN, Kalimantan Selatan dan Tengah, Ferdinan Lengkong mengatakan bahwa sebanyak 15 aset Barang Milik Negara (BMN)  pada 11 satuan kerja terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel), dengan total kerugian mencapai Rp 35,3 miliar.

“BMN dikelola di wilayah Kalimantan Selatan total 1,70 juta NUP (Aset) dengan nilai perolehan Rp 53,132 triliun. Khusus BMN terdampak banjir adalah sebanyak 11 satker dengan 15 NUP dan nilai terdampak Rp 35,3 miliar,” tuturnya dalam media briefing, Jumat (22/1).

Secara rinci, beberapa BMN yang terdampak diantaranya KPNKL Banjarmasin, KPP Pratama Banjarmasin Selatan, KPP Pratama Banjarmasin Utara c.q KP2KP Marabahan, KPP BC TMPB Banjarmasin, KPPN Banjarmasin, KPP Pratama Barabai, KPP Pratama Barabai.

Menurutnya saat ini DJKN masih akan mendata lebih rinci terkait BMN yang terdampak banjir dan khusus untuk satuan kerja yang sudah mengasuransikan BMN diminta untuk segera melakukan klaim.

Sementara itu, untuk satuan kerja yang belum mengasuransikan BMN didorong untuk segera mengasuransikan sesuai azas selektif, efisien efektifitas dan prioritas guna memitigasi risiko apabila terjadi bencana baik alam maupun non alam.

 “Kami masih baru menyurati kepada korwil satuan kerja untuk pendataan BMN lain yang terdampak banjir untuk dilaporkan ke DJKN. Kalau secara informal sih rata-rata semua kantor, terutama Banjarmasin, hampir terendam tapi jumlahnya berapa belum dapat kami sampaikan karena beberapa kantor yang sudah mengajukan klaim”tuturnya.

 Adapun fokus pemberian bantuan masih fokus dalam upaya pemberian bantuan pada seluruh pegawai yang terdampak banjir. Terakhir satuan kerja juga mempersiapkan business continuity plan untuk memastikan keberlangsungan pemberian layanan melalui semua media daring yang ada.

Pada kesempatan yang sama,  Direktur BMN Kemenkeu Encep Sudarwan memastikan bahwa proses klaim dapat berjalan dengan lancar ke wilayah terdampak. Oleh karena itu, ia meminta  kepada semua kantor wilayah DJKN untuk segera mendata mengenai jenis-jenis BMN yang terkena dampak, besaran nilai dan bukti kepemilikannya.

 Selain itu, ia telah menjalin komunikasi dengan konsorsium asuransi BMN untuk proses klaim.

"Mudah-mudahan ini segera dan cepat. Kemarin sudah terkoneksi dengan baik supaya konsorsium bisa melakukan pembayaran," katanya.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN