Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wagub DKI Jakarta AhmadRiza Patria (Ariza). Sumber: BSTV

Wagub DKI Jakarta AhmadRiza Patria (Ariza). Sumber: BSTV

DKI Optimalkan PPKM Mikro Kendalikan Lonjakan Kasus Covid-19

Rabu, 16 Juni 2021 | 16:49 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id   - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memutuskan menarik rem darurat dengan kembali melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengendalikan lonjakan kasus Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan. Pemprov DKI akan menerapkan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro selama 2 pekan ke depan, hingga 28 Juni 2021.

“Ya, sudah diputuskan PPKM (mikro) dua minggu ke depan seperti sebelumnya,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Salah satu penekanan dalam PPKM mikro kali ini, kata Riza, adalah pendisiplinan kolektif sehingga semua pihak disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Meskipun demikian, Riza tetap mempertimbangkan opsi tarik rem darurat atau kembali pada kebijakan PSBB.   

“Tentu semua kita pertimbangkan, kita diskusikan, kita dialogkan. Tapi jauh yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat bisa melaksanakan protokol kesehatan secara 3M,” tandas dia.

Hal ini, kata Riza, juga sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada Pemprov DKI Jakarta saat dipanggil ke Istana pada Selasa (15/6/2021). Menurut Riza, Presiden menyampaikan tiga hal penting kepada Pemprov DKI agar bisa mengendalikan kasus Covid-19 yang terus melonjak.

Pertama, kata dia, Presiden Jokowi minta agar Pemprov DKI memperkuat pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di DKI Jakarta.

“Kedua Presiden minta penggunaan masker di Jakarta ditingkatkan lagi persentasenya. Karena menurut Bapak Presiden penggunaan masker ini sudah selamatkan 98%, masker ini membantu kita terbebas dari penyebaran virus korona. Yang ketiga pesan Bapak Presiden agar segera mempercepat program vaksinasi di Jakarta, ditargetkan sampai akhir Agustus sanpai 7,5 juta,” pungkas Riza.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN