Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemprov DKI akan buka lahan pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Pemprov DKI akan buka lahan pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon. Foto: SP/Joanito De Saojoao

DKI Siapkan TPU Rorotan Jadi Tempat Pemakaman Covid-19

Selasa, 29 September 2020 | 08:19 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara, untuk tempat pemakaman jenazah korban paparan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Saat ini masih dilakukan pematangan lahan makam di Rorotan dengan luas lahan sebanyak 20 ribu meter persegi atau dua hektare.

“Saat ini sedang dilakukan pematangan untuk akses jalan masuk seluas 210 meter persegi. Sekarang baru mencapai 4%. Lagi proses landfill atau pengurukan dan pembuatan akses jalan masuk menuju lahan pemakaman,” ucap Hari di Jakarta, Senin (28/9).

Petugas melakukan proses pemakaman dengan protap Covid-19 di blok pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Minggu (27/9/2020).  Foto: SP/Joanito De Saojoao.
Petugas melakukan proses pemakaman dengan protap Covid-19 di blok pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Minggu (27/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao.

Hari menjelaskan, pengerjaan untuk lahan TPU Rorotan mengerahkan alat berat seperti tiga unit ekskavator, dua unit dozer, satu unit mesin giling dan 10 unit truk junkit. Alat berat tersebut ujar Hari, melakukan proses cut and fill yaitu menjadikan permukaan tanah lebih rata sehingga memudahkan proses penggalian untuk penguburan jenazah.

Pekerjaan lahan sendiri sudah dimulai sejak 17 September lalu dan ditargetkan rampung Desember 2020 mendatang.

“Dengan luas lahan dua hektare ini diperkirakan bisa enam ribu petak makam. Rencana pematangan lahan di TPU Rorotan sampai dengan Desember 2020,” ucapnya.

Pemprov DKI akan buka lahan pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Pemprov DKI akan buka lahan pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Sebelumnya diberitakan, angka pemakaman yang menggunakan protokol Covid-19 di Jakarta cukup tinggi. Pemprov DKI mencatat angka kematian tersebut sebanyak 6.248 jenazah yang terhitung sejak bulan Maret hingga 25 September 2020.

Pada September mencatatkan angka kematian yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 sebanyak 1.372 jenazah. Jumlah tersebut merupakan angka tertinggi selama pandemi Covid-19 di Ibu Kota.

Hal itu yang mendorong Pemprov DKI segera menyiapkan tempat pemakaman baru bagi jenazah Covid-19. Karena di TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur, ketersediaan lahannya kian menipis.

Petugas melakukan proses pemakaman dengan protap Covid-19 di blok pemakaman jenasah Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Minggu (27/9/2020) malam.  Foto: SP/Joanito De Saojoao
Petugas melakukan proses pemakaman dengan protap Covid-19 di blok pemakaman jenasah Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Minggu (27/9/2020) malam. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Sementara itu, lahan baru untuk jenazah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, mulai digunakan sebagai liang lahat, Senin (28/9).

“Saat ini sudah ada penambahan lahan. Volumenya ada tiga blok baru yang mulai kita pakai hari ini,” kata petugas pemakaman Covid-19, Nadi, di Jakarta.

Nadi mengatakan lahan seluas 4.000 meter persegi itu berada satu area dengan blok pemakaman yang sudah ada sebelumnya dan terbagi atas tiga blok untuk jenazah muslim dan nonmuslim.

Petugas melakukan proses pemakaman dengan protap Covid-19 di blok pemakaman jenasah Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Minggu (27/9/2020) malam.  
Foto: SP/Joanito De Saojoao
Petugas melakukan proses pemakaman dengan protap Covid-19 di blok pemakaman jenasah Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Minggu (27/9/2020) malam. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Nadi memperkirakan lahan baru tersebut akan menampung hingga 1.000 jasad pasien Covid-19. “Sampai pukul 10.00 WIB tadi sudah sepuluh jasad yang kita makamkan dengan prosedur Covid-19,” katanya.

Nadi menambahkan petugas pemakaman DKI Jakarta terus bekerja selama 24 jam untuk menggali liang lahat hingga menguburkan pasien dengan prosedur Covid-19.

Petugas di lokasi menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap saat proses penguburan jenazah.

“Kalau untuk lubang (liang lahat) terus kita gali sebagai persiapan bila jenazah tiba,” katanya.

Kasus Covid-19

Pemprov DKI akan buka lahan pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Pemprov DKI akan buka lahan pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Pertambahan kasus positif paparan Covid-19 di Jakarta pada Senin 28 September 2020 mengalami perlambatan dari sebelumnya rata-rata 1.000 menjadi 807 kasus yang merupakan hasil uji usap dua hari (27 September dan hari sebelumnya).

Dengan demikian, berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, Senin, total jumlah kasus konfirmasi positif sampai saat ini adalah 72.177 kasus (bertambah dari sebelumnya sebanyak 71.370 kasus).

Dijelaskan, pertambahan 807 kasus tersebut, merupakan hasil uji usap pada Minggu (27/9) dengan ditemukan sebanyak 707 kasus serta akumulasi data pada tanggal sebelumnya yang baru dilaporkan sebanyak 100 kasus.

Dalam sepekan, pertambahan kasus sebanyak 807 kasus ini, di bawah dari data penambahan pada Minggu (27/9) sebanyak 1.186 kasus, pada Sabtu (26/9) sebanyak 1.257 kasus, pada Jumat (25/9) sebanyak 1.289 kasus, pada Kamis (24/9) sebanyak 1.133 kasus, pada Rabu (23/9) sebanyak 1.187 kasus dan pada Selasa (22/9) sebanyak 1.122 kasus.

Kemudian, pada Senin (21/9) sebanyak 1.310 kasus, pada Sabtu (12/9) sebanyak 1.440 kasus, serta pada Rabu (16/9) sebanyak 1.505 kasus yang merupakan pertambahan terbanyak.

Untuk pengujian usap (swab test) dengan PCR pada Minggu (27/9), dilakukan tes pada 6.429 spesimen yang di dalamnya ada 5.122 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil sebanyak 707 kasus positif dan 4.415 kasus negatif.

Swab Test kepada Pegawai Kecamatan. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Swab Test kepada Pegawai Kecamatan. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Dengan demikian, rataan tes PCR total per satu juta penduduk sebanyak 85.523. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 68.518.

Sementara itu, pertambahan pasien sembuh dari paparan Covid-19 di Jakarta per Senin (28/9), mencapai 1.328 orang yang meningkatkan jumlah pasien sembuh dari paparan Covid-19 yang asalnya 56.413 orang menjadi 57.741 orang.

Persentase kasus positif berdasar jumlah tes atau positivity rate Covid-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangan kasus pada Minggu ini, masih sebesar 11% turun dari hari sebelumnya 11,1%.

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan tidak lebih dari 5% untuk masuk dalam kategori kawasan aman. Sedangkan persentase kasus positif di Jakarta secara total sebesar 7,9%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN