Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Asep Kuswanto saat diwawancarai usai dilantik Jadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021. Foto: Yustinus Patris Pa

Asep Kuswanto saat diwawancarai usai dilantik Jadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021. Foto: Yustinus Patris Pa

DLH DKI Siap Antisipasi Masalah Sampah di Musim Penghujan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:56 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta siap mengantisipasi dan menangani sampah di musim penghujan. Sejumlah langkah dilakukan, seperti memastikan kesiapan SDM dan prasarana sarana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, walaupun baru memasuki awal musim penghujan, namun pihaknya telah memastikan kesiapsiagaan personel yang bertugas menjaga kebersihan badan air.

“Kita memeriksa kesiapan personel, alat pelindung diri, dan armada,” kata Asep Kuswanto, dalam keterangannya, Kamis (14/10/2021).

Pola penangan sampah juga dibagi menjadi empat mode yaitu, mode normal, mode awas, mode tergenang dan mode rehabilitasi. Mode  normal untuk kondisi pada awal musim penghujan dan mode awas untuk siaga banjir seperti tingginya muka air Katulampa dan tingginya intensitas curah hujan.

"Mode tergenang yaitu ketika tanggap darurat banjir yang ditetapkan statusnya oleh BPBD dan terakhir, mode rehabilitasi pasca terjadinya genangan banjir,” tandas Asep.

Asep Kuswanto saat diwawancarai usai dilantik Jadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021. Foto: Yustinus Patris Pa
Asep Kuswanto saat diwawancarai usai dilantik Jadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021. Foto: Yustinus Patris Pa

Asep juga menambahkan bahwa Pasukan Orange DLH UPK Badan Air terus melakukan antisipasi dan memastikan agar tidak ada sampah yang menyumbat kali, saluran penghubung, dan pintu-pintu air.

“UPK Badan Air juga sudah melakukan antisipasi pembersihan sampah di sepanjang saluran penghubung dan pintu-pintu air. Kemudian terdapat petugas untuk memantau perkembangan situasi di setiap lokasi rawan tumpukan sampah saat terjadi banjir kiriman,” kata Asep.

Asep menyebutkan, seperti di Pintu Air Manggarai, Jembatan Kampung Melayu, Jembatan Season City dan titik-titik lain yang rawan tumpukan sampah kiriman, petugas disiagakan memantau 24 jam.

“Ketika terjadi tumpukan sampah, selain petugas eksisting di ruas tersebut, maka personel dan armada tambahan akan segera bergerak ke lokasi itu. Kita siaga 24 jam,” tegasnya.

Libatkan 8.945 Personel

Lebih lanjut Asep mengungkapkan, unitnya menyiagakan sebanyak 8.945 personel yang terlibat dalam satgas penanganan sampah di musim penghujan. Sementara itu, sarana yang disiagakan terdiri dari 1.543 unit angkutan sampah, 118 unit alat berat, 47 unit road sweeper dan 50 set kubus apung perahu pontoon.

Adapun lokasi yang diidentifikasi terdapat timbulan sampah cukup banyak ketika memasuki musim penghujan dan menjadi titik pemantauan serta penanganan khusus ketika musim penghujan tiba, terutama di Kali Ciliwung, yaitu diawali dari ruas Kali Ciliwung Jagakarsa menuju Kali Ciliwung jembatan TB Simatupang, Kali Ciliwung Kalibata, Kali Ciliwung Kampung Pulo, Kali Ciliwung Manggarai, Kali Ciliwung BKB Petamburan, Kali Ciliwung Season City, dan terakhir Kali Ciliwung BKB Kalijodo menuju muara. Selain itu, untuk titik lain selain dari aliran Kali Ciliwung, yaitu Kali Pesanggarahan, Kali Baru Barat dan Kali Baru Timur.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN