Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala BNPB sekaligus Ketua Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo. Sumber: BSTV

Kepala BNPB sekaligus Ketua Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo. Sumber: BSTV

Doni Monardo Minta Masyarakat Berkaca pada Kasus India

Rabu, 5 Mei 2021 | 12:59 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan,  larangan mudik untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air. Doni pun meminta masyarakat untuk berkaca pada  kasus Covid-19 yang terjadi di India.

“Setelah mereka menurun kasusnya pada bulan Januari dan Februari 2021, bahkan kasus aktif India saat itu di bawah kasus aktif nasional  Indonesia. Kita 176.000, India sekitar 153.000  dan setelah itu dikendorkan kegiatan keagamaan, pesta- pesta perkawinan, olahraga  dan juga aktivitas politik yang begitu diberi ruang.

Setelah itu apa yang terjadi tidak perlu  menunggu 1 atau 2 bulan,  hanya dalam hitungan minggu terjadi kasus yang sangat meningkat,” kata Doni pada acara  FMB9 yang digelar secara virtual dan bertajuk; “Jaga Keluarga,  Tidak Mudik”  pada Rabu (5/5/2021).

Doni menyebutkan, peningkatan kasus yang eksponensial ini mengakibatkan rumah sakit penuh,  sehingga  pasien tidak mendapat pelayanan yang baik  dan angka kematian  meningkat.  Dalam hal ini, rata- rata harian kasus di India lebih dari 400.000 kasus per hari  dan angka kematian mencapai 4.000. 

“Mari kita jadikan keadaan di India sebagai pelajaran bagi bangsa kita, jangan anggap enteng Covid-19. Covid-19 masih ada dan belum berakhir,” ucapnya.

Ia menambahkan, ancaman Covid-19 ini sangat membahayakan orang tua  karena apabila terpapar Covid-19 banyak yang tidak tertolong. Oleh karena itu, kata Doni, sangat diperlukan kesadaran kolektif sebagai anak bangsa untuk saling mengingatkan.

“Saat ini, pemerintah sudah bekerja keras dari mulai Bapak Presiden sampai dengan para pimpinan di tingkat kelurahan dan desa, juga kita berharap orang tua di kampung halaman mengimbau perantau jangan pulang dulu, jangan  mudik dulu, termasuk pemduk marilah bersabar, karena bersabar bagian dari bangsa kita agar bisa terhindar  dari wabah Covid-19  dan terhindar dari risiko yang sangat mengancam keselamatan  bangsa kita,” ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN