Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo . Foto: IST

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo . Foto: IST

Doni Monardo Minta Pemda Tak Biarkan Pengunjung Tempat Wisata Lampaui 50%

Sabtu, 15 Mei 2021 | 19:23 WIB
Maria Fatima Bona

Jakarta - Kepala Satgas Covid-19 sekaligus  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo  mengimbau pemerintah daerah (Pemda), pengelola tempat wisata, dan Polda untuk tidak membiarkan  aktivitas publik melampaui 50%.

Bahkan, ia menyarankan untuk ditutup apabila aktivitas tersebut membahayakan keselamatan masyarakat. "Tempat- tempat wisata, mohon kiranya daerah berinisiatif  jangan sampai dibiarkan  aktivitas publik di tempat wisata  melampaui 50%. Sekali lagi kami  harapkan seluruh Satgas daerah terutama untuk  Polda  harus berani mengambil keputusan langkah-langkah penertiban bahkan bila perlu  apabila membahayakan keselamatan  masyarakat lebih baik ditutup saja,” kata Doni  pada konferensi pers daring tentang “Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran” pada Sabtu (15/5/2021).

Doni juga meminta pengelola tempat wisata bisa bekerja sama karena apabila pembukaan tempat wisata menyebabkan kasus Covid-19  aktif meningkat, maka semua kegiatan akan kembali mundur.

Dikatakan dia, kondisi saat ini masih terkendali, bahkan Presiden Joko Widodo mengatakan, setelan kebijakan gas dan rem sudah tepat.  Oleh karena  itu, perlu kepedulian pemda untuk menaati semua aturan atau kebijakan telah dikeluarkan pemerintah pusat.

“Ini betul-betul kita harapkan  bisa terlaksana dan bantuan dan dukungan dari seluruh komponen masyarakat untuk setiap saat, setiap hari, saling mengingatkan tentang  mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Menurut Doni, hanya dengan saling mengingatkan agar bisa mengurangi risiko. Pasalnya, apabila mampu mengendalikan kasus Covid-19  saat ini dan  seandainya membaik sampai akhir Juni  hingga pertengahan Agustus  2021  tentu kondisi tersebut dapat menjadi kado perayaaan kemerdekaan  bangsa Indonesia. 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN